Bengkulu — Empat orang warga Kota Bengkulu yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) akhirnya pulang dari Kamboja ke Bengkulu.
Mereka tiba di Bengkulu pada Rabu (25/02) pagi dan disambut langsung oleh Pemprov Bengkulu, Baznas serta sanak keluarga para korban.
Asisten I Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar menyampaikan kepulangan warga Bengkulu ini berkat peran semua pihak..

Tidak hanya Pemprov dan Kedubes RI, tapi ada campur tangan Presiden Prabowo yang melakukan lobi ke pemerintah Kamboja untuk memulangkan empat orang TKI tersebut.
“Terimakasih atas semua pihak yang telah membantu dan kami harap hal ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk seluruh masyarakat provinsi Bengkulu,” sampai khairil Anwar, Rabu (25/2).
Sementara itu salah seorang TKI bernama Deni menyampaikan rasa terimakasih kepada pemerintah pusat terutama Pemprov Bengkulu yang telah berjuang membawa mereka pulang berkumpul bersama keluarga,

Para TKI ini pun meminta maaf atas kesalahan yang mereka lakukan, karena berangkat menjadi pekerja atau imigran gelap.
“Terimakasih bapak Gubernur, terimakasih semuanya akhirnya kami bisa pulang ke Bengkulu,” sampainya.
(Nico Relius)

















