• rbmedia.id
  • bekentv.id
  • bengkuluterkini.id
Camkohatv
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bengkulu
  • Hukum dan Kriminal
  • Bisnis dan Keuangan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Serba-serbi
  • Teknologi
  • Headline
  • Bengkulu
  • Hukum dan Kriminal
  • Bisnis dan Keuangan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Serba-serbi
  • Teknologi
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Serba-serbi

Abu Nawas Jadi Dukun Cinta, Mengobati Hati yang Terluka

Mereka berpikir mungkinkah orang macam Abu Nawas ini bisa mengobati penyakit sang pangeran?

Purnama Sakti by Purnama Sakti
2 Juni 2026
in Serba-serbi
0
Abu Nawas Jadi Dukun Cinta, Mengobati Hati yang Terluka

Ketika Abu Nawas jadi dukun cinta

Nasional – Secara tak terduga Pangeran yang menjadi putra mahkota jatuh sakit. Sudah banyak tabib yang didatangkan untuk memeriksa dan mengobati tapi tak seorang pun mampu menyembuhkannya.

Akhirnya Raja mengadakan sayembara. Sayembara boleh diikuti oleh rakyat dari semua lapisan. Tidak terkecuali oleh para penduduk negeri tetangga. Sayembara yang menyediakan hadiah menggiurkan itu dalam waktu beberapa hari berhasil menyerap ratusan peserta.

Baca Juga

Dear Ibu-ibu, Begini Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas agar Segar dan Awet

Jangan Diabaikan, Ini Gejala Kerusakan Komponen CVT Motor Matic

Namun tak satu pun dari mereka berhasil mengobati penyakit sang pangeran. Akhirnya sebagai sahabat dekat Abu Nawas, menawarkan jasa baik untuk menolong sang putra mahkota.

Baginda menerima usul itu dengan penuh harap. Abu Nawas sadar bahwa dirinya bukan tabib. Dari itu ia tidak membawa peralatan apa-apa. Para tabib yang ada di istana tercengang melihat Abu Nawas yang datang tanpa peralatan yang mungkin diperlukan.

Mereka berpikir mungkinkah orang macam Abu Nawas ini bisa mengobati penyakit sang pangeran?

Sedangkan para tabib terkenal dengan peralatan yang lengkap saja tidak sanggup. Bahkan penyakitnya tidak terlacak. Abu Nawas merasa bahwa seluruh perhatian tertuju padanya.

Namun Abu Nawas tidak begitu memperdulikannya. Abu Nawas dipersilakan memasuki kamar pangeran yang sedang terbaring. ia menghampiri sang pangeran dan duduk di sisinya.

Setelah Abu Nawas dan sang pangeran saling pandang beberapa saat, Abu Nawas berkata, “Saya membutuhkan seorang tua yang di masa mudanya sering mengembara ke pelosok negeri.”

Orang tua yang diinginkan Abu Nawas didatangkan. “Sebutkan satu persatu nama-nama desa di daerah selatan.” perintah Abu Nawas kepada orang tua itu.

Ketika orang tua itu menyebutkan nama-nama desa bagian selatan, Abu Nawas menempelkan telinganya ke dada sang pangeran. Kemudian Abu Nawas memerintahkan agar menyebutkan bagian utara, barat dan timur.

Setelah semua bagian negeri disebutkan, Abu Nawas mohon agar diizinkan mengunjungi sebuah desa di sebelah utara. Raja merasa heran. “Engkau kuundang ke sini bukan untuk bertamasya.”

“Hamba tidak bermaksud berlibur Yang Mulia.” kata Abu Nawas.

“Tetapi aku belum paham.” kata Raja.

“Maafkan hamba Paduka Yang Mulia. Kurang bijaksana rasanya bila hamba jelaskan sekarang.” kata Abu Nawas.

Lalu Abu Nawas pergi selama dua hari. Sekembali dari desa itu Abu Nawas menemui sang pangeran dan membisikkan sesuatu kemudian menempelkan telinganya ke dada sang pangeran.

Kemudian Abu Nawas menghadap Raja. “Apakah Yang Mulia masih menginginkan sang pangeran tetap hidup?” tanya Abu Nawas.

“Apa maksudmu?” Raja balas bertanya.

“Sang pangeran sedang jatuh cinta pada seorang gadis desa di sebelah utara negeri ini.” kata Abu Nawas menjelaskan.

“Bagaimana kau tahu?”

“Ketika nama-nama desa di seluruh negeri disebutkan tiba-tiba degup jantungnya bertambah keras ketika mendengarkan nama sebuah desa di bagian utara negeri ini. Dan sang pangeran tidak berani mengutarakannya kepada Baginda.”

“Lalu apa yang harus aku lakukan?” tanya Raja.

“Mengawinkan pangeran dengan gadis desa itu.”

“Kalau tidak?” tawar Raja ragu-ragu.

“Cinta itu buta. Bila kita tidak berusaha mengobati kebutaannya, maka ia akan mati.”

Rupanya saran Abu Nawas tidak bisa ditolak. Sang pangeran adalah putra satu-satunya yang merupakan pewaris tunggal kerajaan. Abu Nawas benar. Begitu mendengar persetujuan sang Raja, sang pangeran berangsur-angsur pulih. Sebagai tanda terima kasih Raja memberi Abu Nawas sebuah cincin permata yang amat indah.

Saat Tukang Bohong Takluk oleh Abu Nawas

Kawan-kawan Abu Nawas merencanakan akan mengadakan perjalanan wisata ke hutan. Tetapi tanpa keikutsertaan Abu Nawas perjalanan akan terasa memenatkan dan membosankan. Sehingga mereka beramai-ramai pergi ke rumah Abu Nawas untuk mengajaknya ikut serta.

Abu Nawas tidak keberatan. Mereka berangkat dengan mengendarai keledai masing-masing sambil bercengkrama. Tak terasa mereka telah menempuh hampir separuh perjalanan. Kini mereka tiba di pertigaan jalan yang jauh dari perumahan penduduk.

Mereka berhenti karena mereka ragu-ragu. Setahu mereka kedua jalan itu memang menuju ke hutan tetapi hutan yang mereka tuju adalah hutan wisata. Bukan hutan yang dihuni binatang-binatang buas yang justru akan membahayakan jiwa mereka.

Abu Nawas hanya bisa menyarankan untuk tidak meneruskan perjalanan karena bila salah pilih maka mereka semua tak akan pernah bisa kembali. Bukankah lebih bijaksana bila kita meninggalkan sesuatu yang meragukan?

Tetapi salah seorang dari mereka tiba-tiba berkata, “Aku mempunyai dua orang sahabat yang tinggal dekat semak-semak sebelah sana. Mereka adalah saudara kembar. Tak ada seorang pun yang bisa membedakan keduanya karena rupa mereka begitu mirip. Yang satu selalu berkata jujur sedangkan yang lainnya selalu berkata bohong. Dan mereka adalah orang-orang aneh karena mereka hanya mau menjawab satu pertanyaan saja.”

“Apakah engkau mengenali salah satu dari mereka yang selalu berkata benar?” tanya Abu Nawas.

“Tidak.” jawab kawan Abu Nawas singkat.

“Baiklah kalau begitu kita beristirahat sejenak.” usul Abu Nawas.

Abu Nawas makan daging dengan madu bersama kawan-kawannya. Seusai makan mereka berangkat menuju ke rumah yang dihuni dua orang kembar bersaudara. Setelah pintu dibuka, maka keluarlah salah seorang dari dua orang kembar bersaudara itu.

“Maaf, aku sangat sibuk hari ini. Engkau hanya boleh mengajukan satu pertanyaan saja. Tidak boleh lebih.” katanya.

Kemudian Abu Nawas menghampiri orang itu dan berbisik. Orang itu pun juga menjawab dengan cara berbisik pula kepada Abu Nawas. Abu Nawas mengucapkan terima kasih dan segera mohon diri.

“Hutan yang kita tuju melewati jalan sebelah kanan.” kata Abu Nawas mantap kepada kawan-kawannya.

“Bagaimana kau bisa memutuskan harus menempuh jalan sebelah kanan? Sedangkan kita tidak tahu apakah orang yang kita tanya itu orang yang selalu berkata benar atau yang selalu berkata bohong?” tanya salah seorang dari mereka.

“Karena orang yang kutanya menunjukkan jalan yang sebelah kiri,” kata Abu Nawas.

Karena masih belum mengerti juga, maka Abu Nawas menjelaskan. “Tadi aku bertanya apa yang akan dikatakan saudaramu bila aku bertanya jalan yang mana yang menuju hutan yang indah?” Bila jalan yang benar itu sebelah kanan dan bila orang itu kebetulan yang selalu berkata benar maka ia akan menjawab: Jalan sebelah kiri, karena ia tahu saudara kembarnya akan mengatakan jalan sebelah kiri sebab saudara kembarnya selalu berbohong. Bila orang itu kebetulan yang selalu berkata bohong, maka ia akan menjawab: jalan sebelah kiri, karena la tahu saudara kembamya akan mengatakan jalan sebelah kiri sebab saudara kembarnya selalu berkata benar” jelas Abu Nawas.

Rendra Aditya

Tags: abu nawasabu nawas jadi dukun cintacerita abu nawascerita lucudukun cintakisah abu nawassiapa abu nawas
ShareSendTweet
Previous Post

Pesan Wabup Kaur Saat Jadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila

Next Post

Abu Nawas Beri Pantat ke Raja, Bukannya Dihukum tapi Tertawa Terpingkal-pingkal

Related Posts

Dear Ibu-ibu, Begini Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas agar Segar dan Awet
Serba-serbi

Dear Ibu-ibu, Begini Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas agar Segar dan Awet

1 hari ago
Jangan Diabaikan, Ini Gejala Kerusakan Komponen CVT Motor Matic
Serba-serbi

Jangan Diabaikan, Ini Gejala Kerusakan Komponen CVT Motor Matic

2 hari ago
Cerita Lucu, Abu Nawas Beri Pelajaran Bagi Orang Sombong
Serba-serbi

Cerita Lucu, Abu Nawas Beri Pelajaran Bagi Orang Sombong

5 hari ago
Meski Taruhannya Nyawa, Abu Nawas Ambil Risiko Demi Jadi Raja
Serba-serbi

Meski Taruhannya Nyawa, Abu Nawas Ambil Risiko Demi Jadi Raja

1 minggu ago
Ternyata Abu Nawas Takut Istri, Lain Diperintah Lain Dikerjakan
Serba-serbi

Ternyata Abu Nawas Takut Istri, Lain Diperintah Lain Dikerjakan

1 minggu ago
Abu Nawas Bikin Ribut di Tempat Pesta, Raja Sampai Naik Pitam
Serba-serbi

Abu Nawas Bikin Ribut di Tempat Pesta, Raja Sampai Naik Pitam

2 minggu ago
Next Post
Abu Nawas Beri Pantat ke Raja, Bukannya Dihukum tapi Tertawa Terpingkal-pingkal

Abu Nawas Beri Pantat ke Raja, Bukannya Dihukum tapi Tertawa Terpingkal-pingkal

Terkadang untuk Selamat Kita Harus Gila, Seperti yang Dilakukan Abu Nawas Ini

Terkadang untuk Selamat Kita Harus Gila, Seperti yang Dilakukan Abu Nawas Ini

POPULAR NEWS

IRT Muda Beranak 2 di Seluma Nekat Mengakhiri Hidup dan Merekam Aksinya di Polindes

IRT Muda Beranak 2 di Seluma Nekat Mengakhiri Hidup dan Merekam Aksinya di Polindes

13 Februari 2026
Kondisi Terakhir IRT Muda Ulu Talo Seluma Setelah 6 Jam Menjalani Perawatan Medis

Kondisi Terakhir IRT Muda Ulu Talo Seluma Setelah 6 Jam Menjalani Perawatan Medis

13 Februari 2026
Kadisnakertrans Seluma Wanharudin Laporkan Sekdis ke Polisi

Kadisnakertrans Seluma Wanharudin Laporkan Sekdis ke Polisi

20 Januari 2026
Pegawai Pengadilan Negeri Tais Meninggal Dunia Karena Kecelakaan, Begini Kronologisnya

Pegawai Pengadilan Negeri Tais Meninggal Dunia Karena Kecelakaan, Begini Kronologisnya

18 Februari 2026
Daftar Nama Lengkap Kepala Sekolah dan Guru SD-SMP di Seluma yang Terkena Mutasi

Daftar Nama Lengkap Kepala Sekolah dan Guru SD-SMP di Seluma yang Terkena Mutasi

13 Februari 2026

EDITOR'S PICK

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu R.A Denni

Kejar Target Investasi Senilai Rp10,3 Triliun, Pemprov Bengkulu Genjot Investasi Lewat BLINC 2.0

19 Agustus 2025
Kapan NIP PPPK Paruh Waktu Bengkulu Keluar? Ini Jadwalnya 

Kapan NIP PPPK Paruh Waktu Bengkulu Keluar? Ini Jadwalnya 

18 Oktober 2025
Petugas Koperasi Mengaku Dikeroyok Saat Tagih Angsuran Pinjaman

Petugas Koperasi Mengaku Dikeroyok Saat Tagih Angsuran Pinjaman

25 Desember 2025
Menjual Gambar AI, Legal atau Melanggar? Begini Penjelasannya Biar Gak Salah Lagi!

Menjual Gambar AI, Legal atau Melanggar? Begini Penjelasannya Biar Gak Salah Lagi!

7 September 2025
Camkohatv

Camkohatv.id Mengabarkan dan mencerahkan. Selalu mengutamakan informasi bermanfaat dan menarik.

Follow us

Kategori

  • Bengkulu
  • Bisnis dan Keuangan
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Religi
  • Serba-serbi
  • Tak Berkategori
  • Teknologi
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Manusia Sudah Berada di Fase Kiamat, Simak Ulasan Ustad Adi Hidayat Berikut
  • Dear Ibu-ibu, Begini Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas agar Segar dan Awet
  • Jika Pria Disiapkan Bidadari di Surga, Bagaimana dengan Wanita? Begini Kajian dari Ustad Adi Hidayat
  • Jika Kamu Sulit Memafaatkan, Simak Penjelasan Ustad Adi Hidayat Berikut
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 camkohatv.id - Digital Media Grup.

No Result
View All Result
  • Headline
  • Bengkulu
  • Hukum dan Kriminal
  • Bisnis dan Keuangan
  • Kesehatan dan Kecantikan
  • Serba-serbi
  • Teknologi

© 2025 camkohatv.id - Digital Media Grup.