Bengkulu – Ribuan massa yang tergabung dalam kelompok mahasiswa dan mahasiswa dari sejumlah Universitas dan Perguruan Tinggi di Bengkulu menggelar aksi unjuk rasa damai di DPRD Provinsi Bengkulu.
Berjalan dengan membawa sejumlah spanduk, rombongan pengunjuk rasa ini berjalan kaki dari arah Taman Budaya hingga menuju Simpang DPRD Provinsi Bengkulu.
Dalam aksi ini, ada 14 poin tuntutan yang disampaikan oleh para mahasiswa.
Para mahasiswa juga meminta agar anggota DPRD Provinsi Bengkulu keluar untuk menemui kelompok aksi.
Aksi unjuk rasa ini berlangsung damai dan tertib. Para anggota DPRD langsung menemui para mahasiswa, termasuk Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono yang turun langsung duduk bersama para mahasiswa.

Pengamanan Aksi Unjuk Rasa
Agar aksi unjuk rasa pada Selasa (2/9) siang ini berlangsung tertib dan aman, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono mengatakan ada seribu lebih personel gabungan yang melakukan pengamanan.
Personel gabungan yang diterjunkan berasal dari Polda Bengkulu sebanyak 881 personel, TNI sekitar 100 personel dan gabungan dari pihak lain,
Kapolda meminta agar para pengunjuk rasa menyampaikan tuntutan sesuai aturan dan tidak menimbulkan gangguan keamanan di Provinsi Bengkulu.
Kapolda juga meminta agar aksi unjuk rasa ini diberi waktu hingga pukul 18.00 WIB dan apabila belum membubarkan diri, maka pihaknya akan mengimbau para demonstran untuk bubar.
Kapolda mengatakan jika tuntutan para mahasiswa ini bagus, namun harus disampaikan secara damai, sehingga bisa menjaga nama baik dan ketertiban Provinsi Bengkulu.
(**)

















