Nasional – Bagi umat Islam, menunaikan ibadah haji merupakan salah satu cita-cita. Belum lengkap rasanya hidup jika belum berhaji.
Namun sayanganya tidak semua orang bisa menunaikan ibadah haji. Kalaupun sudah ada niat, terkadang banyak kendala yang dihadapi sehingga belum bisa berhaji.
Ibadah haji pertama kali disyariatkan pada masa Rasulullah pada tahun ke-6 Hijriah.
Dalil terkait ibadah haji misalnya ada dalam surah Ali-Imran ayat 96-97 berikut ini:
“Rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.” (Q.S. Ali-Imran: 96).
“Di sana terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim.1 Barang siapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barang siapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.” (Q.S. Ali-Imran: 97).
Mayoritas umat Islam menginginkan menunaikan ibadah haji agar rukun Islam menjadi sempurna.
Selain dengan berikhtiar dalam bentuk materi, fisik dan menambah ilmu seputar ibadah haji, umat Islam pun harus memperbanyak berdoa kepada Allah Swt. agar bisa lekas naik haji.
Rahasia Cepat Naik Haji
Jika Anda ingin menunaikan ibadah haji namun belum tahu kapan cita-cita itu bisa terwujud, berikut ini ada penjelasan dari Ustadz Adi Hidayat agar cepat menunaikan ibadah haji.
Sebagaimana diketahui, haji merupakan salah satu dari lima rukun Islam. Setiap muslim yang memiliki kemampuan fisik dan finansial diwajibkan untuk melaksanakan ibadah haji.
Namun sayangnya, cukup banyak antrean dan biaya yang harus dikeluarkan.
Oleh karenanya, banyak umat Islam yang niat haji namun belum dapat melakukannya.
“Saya berikan rahasia, amalkan surah ke 5 ayat 35,” ujar Ustaz Adi Hidayat dikutip melalui Kanal YouTube Audio Dakwah.
Adapun isi lengkap dari Surah Al Maidah ayat 35 adalah berikut ini.
يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَابۡتَغُوۡۤا اِلَيۡهِ الۡوَسِيۡلَةَ وَجَاهِدُوۡا فِىۡ سَبِيۡلِهٖ لَعَلَّـكُمۡ تُفۡلِحُوۡنَ
Baca: yaaa aiyuhal laziina aamanut taqul laaha wabtaghuuu ilaihil wasiilata wa jaahiduu fii sabiilihii la’allakum tuflihuun
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan carilah wasilah (jalan) untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah (berjuanglah) di jalan-Nya, agar kamu beruntung.
Berdasarkan ayat tersebut, Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa cara ampuh agar lekas berhaji adalah dengan meningkatkan taqwa.
“Jadi caranya tingkatkan taqwa, taqwa paling cepat, apa diantara ikhtiar taqwa itu? Ayo cari bismillah Anda usaha lakukan karena Allah, maka Allah akan tambahkan rezeki, Anda nabung nabung,” kata Ustadz Adi Hidayat.
“Berhaji tidak cukup dengan amin, nabung, carilah, ikhtiar, berusaha,” lanjut Ustadz Adi Hidayat.
Namun bagi yang tidak memiliki kemampuan untuk usaha dalam mengumpulkan harta maka disarankan Ustadz Adi Hidayat untuk melakukan amalan shaleh.
“Kalau tidak ada untuk mendapatkan itu dengan amal saleh, bangun shalat malam niatkan untuk haji, puasa niatkan untuk haji, ikut taklim niatkan untuk haji,” ujar Ustadz Adi Hidayat.
“Walaupun cuma mulung, yang penting dapat, meski 1 rupiah niatkan, itu cepat,” lanjut Ustadz Adi Hidayat.
Meski hanya di depan miniatur kabah, Ustadz Adi Hidayat menyarankan agar sebaiknya setiap muslim tetap bersungguh-sungguh saat berdoa. Hal ini karena pernah ada seorang muslim yang mengalaminya.
Kisah Seorang Muslim Mendadak Naik Haji
“Sepekan sebelum haji, ada sebuah kisah, saya tak berangkat tahun itu, orang itu hilang, selepas haji ada taklim muncul lagi orang itu,” cerita Ustadz Adi Hidayat.
“Antum kemana tak nampak, saya habis berhaji, MasyaAllah bagaimana ceritanya,” tambah Ustadz Adi Hidayat.
Kemudian orang tersebut menjelaskan bahwa proses ia berhaji berawal dari doa yang dia panjatkan saat taklim di depan miniatur kabah.
“Saat taklim, persis depan miniatur ka’bah, ia menangis, ya Allah saya ingin berhaji punya keinginan kuat, kumpulkan sampai sekarang belum punya kemampuan secara harta benda tapi saya di depan miniatur saya serasa depan ka’bah, saya ingin berada di sana ya Allah, nangis,” cerita Ustadz Adi Hidayat.
Hal ini karena kata Ustadz Adi Hidayat jika berdoa saat taklim, malaikat akan mengaminkan.
“Bukanlah saat taklim berdoa dengan ikhlas malaikat akan mengaminkan? kan jelas dalam hadits ibnu majah no 233,” kata Ustadz Adi Hidayat.
“Malaikat itu membentangkan sayapnya memohonkan ridho kepada Allah untuk menuntut ilmu, diantaranya makna ridho mengaminkan doanya,” tambah Ustadz Adi Hidayat.
Kemudian setelah pulang berdoa di depan miniatur kabah itu, seseorang yang ingin berhaji itu memimpin shalat dan terus membaca ayat tentang haji.
“Pulang dari situ, ia ikut kajian Al quran dan setiap ia datang ke musala, ia jadi imam dan baca ayat haji terus, al baqarah 196 sampai 203,” kata Ustadz Adi Hidayat.
Dahsyatnya, setelah selesai jadi imam, ada seseorang yang datang dan memberikan haji gratis kepadanya.
“Begitu selesai maghrib, ada seseorang yang mendatanginya, tanya bapak baca ayat haji terus saya ikuti, bapak sudah haji? Belum. Bapak imam disini? Bapak ikut saya, bapak ikut ONH plus, saat itu juga berangkat dia,” cerita Ustadz Adi Hidayat.
Itulah salah satu kisah tentang seseorang yang berusaha mendapatkan haji dengan amalan sholeh.
Niat Naik Haji tapi Belum Ada Uang
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa bagi siapa yang ingin berhaji sebaiknya mempersiapkannya sejak lama. Meskipun ia belum memiliki uang dan tahu kapan akan berangkat.
“Persiapan haji menuju puncaknya saat arafah 10 dzulhijjah, silahkan disiapkan dari bulan-bulan sebelumnya yang sudah diketahui,” kata Ustadz Adi Hidayat.
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bagi siapa yang ingin berhaji sebaiknya mempersiapkannya sejak lama. Meskipun ia belum memiliki uang dan tahu kapan akan berangkat.
“Persiapan haji menuju puncaknya saat arafah 10 dzulhijjah, silahkan disiapkan dari bulan-bulan sebelumnya yang sudah diketahui,” kata Ustadz Adi Hidayat.
Ustadz Adi Hidayat meminta kepada semua muslim untuk tidak mepet dalam melakukan persiapan haji.
“Siapkan dengan baik, pelajari fiqih hajinya, siapkan biayanya, siapkan mentalnya, siapkan latihan fisiknya, jangan cuma dimimpikan tak akan terjadi,” tandas Ustadz Adi Hidayat.
Persiapan pertama yakni kata Ustadz Adi Hidayat, bagi yang belum pasti tanggalnya untuk membuat rencana yang pasti.
“Rencana yang pasti, kapan.. tahun inikah, tahun depan, jangan bilang tunggu izin Allah,” kata Ustadz Adi Hidayat.
“Apa yang harus Anda lakukan, ayo berusaha untuk mampu, itu disebut istithaah, Al-Qur’an Surah ke-3 Al imran ayat 96-97,” kata Ustadz Adi Hidayat.
Sheila Silvina

















