Bengkulu – Kondisi yang dialami Khaira Nur Sabrina menjadi perhatian Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan. Rabu siang (17/9) Asisten I Pemprov Bengkulu, Khairil Anwar mengecek langsung kondisi Khaira yang dirawat di RSUD M Yunus.
Khaira Nur Sabrina merupakan Balita usia 1 tahun 8 bulan yang mengeluarkan cacing gelang dari mulut dan hidungnya. Ada 9 cacing yang keluar.
Disampaikan Kharil Anwar, Gubernur Helmi Hasan memberikan atensi khusus terkait kondisi Khaira. Karenanya Pemprov Bengkulu berkomitmen membantu pembangunan rumah keluarga Khaira di Desa Sungai Petai Kecamatan Talo Kecil Kabupaten Seluma.

Tindakan pertama yang menjadi perhatian Pemprov Bengkulu saat ini untuk memulihkan kondisi Khaira, termasuk Kakaknya Aprilia.
“Namun tidak berhenti di pasien ini. Tadi bapak Gubernur sudah memerintahkan, pertama terkait dengan bagaimana kondisi rumah pasien, Pemerintah Provinsi Bengkulu berkolaborasi dengan pemerintah daerah Seluma dan Alhamdulillah kita sudah menyiapkan anggaran untuk membangun rumah baru,” ujar Khairil.
Hal ini dilakukan Pemprov Bengkulu untuk memastikan jika rumah yang akan ditinggali Khaira dan keluarga menjadi layak huni.
“Mulai hari ini (rabu), tim kita dari Pemerintah Provinsi Bengkulu terdiri dari PU, BAZNAS, Polda mulai turun ke lokasi dan itu sudah mulai dikerjakan,” tambah Khairil.
Selain itu Dinas Perempuan dan Pemberdayaan Anak dan Dinas Ketahanan Pangan Pemprov Bengkulu juga akan berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Seluma untuk segera melaporkan jika ditemukan kondisi serupa.
Putri Nurhidayati

















