Nasional – Beberapa waktu lalu, publik sempat digegerkan dengan kasus memilukan dari balita di Sukabumi, Jawa Barat yakni Raya, yang harus meregang nyawa setelah tubuhnya dipenuhi cacing.
Sang ibu sempat mengira anaknya terkena TBC, namun kenyataannya jauh lebih mengerikan cacing keluar dari mulut, hidung, hingga anusnya.
Belum lama kasus tersebut, terbaru muncul kasus yang hampir sama dengan raya di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu yakni kisah Khaira Nur Sabrina.
Khaira Nur Sabrina, bocah 1 tahun 8 bulan ini mengalami kondisi serupa dengan Raya, di mana cacing gelang keluar dari mulut dan hidungnya.
Ia pun dinyatakan menderita gizi buruk, tinggal di rumah yang kurang layak, serta hidup di lingkungan yang sanitasinya tidak mendukung.
Nah untuk itu pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, kecukupan gizi anak, serta kesadaran orang tua untuk segera mencari bantuan medis ketika gejala mencurigakan muncul.
Herbal yang Bisa Membantu Atasi Cacingan
Namun, selain obat medis, sebenarnya ada juga pilihan herbal alami yang dapat dijadikan pendukung untuk mengatasi cacingan pada anak, yakni:
1. Bawang Putih
Bawang putih sudah lama dipercaya sebagai bahan alami yang mampu melawan berbagai jenis parasit.
Kandungan allicin di dalamnya bersifat antiparasit dan antibakteri. Anak bisa mendapat manfaatnya mlalui campuran bawang putih pada makanan. Namun, perlu hati-hati karena rasa dan baunya cukup kuat.
Bahkan, beberapa orang tua juga mencoba cara topikal, yaitu mencampur bawang putih dengan sedikit minyak, lalu dioleskan tipis pada area sekitar anus untuk cacing kremi.
2. Biji Pepaya
Tidak banyak yang tahu bahwa biji pepaya ternyata memiliki efek antihelminthic, atau anti-cacing.
Penelitian menunjukkan biji pepaya bisa menurunkan jumlah telur cacing gelang. Caranya cukup dengan menumbuk biji pepaya, lalu mencampurnya dalam air atau jus. Rasanya agak pahit, tapi bisa disamarkan dengan madu agar lebih mudah diminum anak.
3. Minyak Kelapa Murni (VCO)
Minyak kelapa murni bisa menjadi pelengkap dalam terapi alami. Satu sendok teh di pagi hari atau ditambahkan ke makanan dipercaya dapat membantu melawan cacing di usus sekaligus menjaga kesehatan pencernaan.
VCO juga dikenal dapat meredakan peradangan akibat iritasi yang ditimbulkan oleh infeksi cacing.
4. Kunyit
Si kuning yang penuh manfaat ini mengandung curcumin yang punya sifat antiinflamasi sekaligus antiparasit.
Kunyit bisa ditambahkan ke makanan sehari-hari atau dibuat jamu sederhana. Meski begitu, kunyit lebih bersifat sebagai pendukung, bukan pengobatan utama jika infeksi sudah parah.
5. Daun Mimba
Dalam pengobatan tradisional, daun mimba sering digunakan untuk mengatasi masalah cacingan.
Daunnya bisa direbus dan diminum airnya. Namun, perlu kehati-hatian karena penelitian pada anak masih terbatas, sehingga penggunaannya sebaiknya dalam porsi kecil dan tidak berlebihan.
6. Pare
Buah pare yang terkenal pahit ternyata punya potensi sebagai pembasmi cacing. Penelitian di UGM menunjukan ekstrak pare dapat merusak dinding cacing gelang pada uji laboratorium.
Meski hasilnya menjanjikan, uji klinis pada manusia, khususnya anak, masih terbatas. Jika ingin mencoba, pare bisa dijadikan jus dengan tambahan madu untuk mengurangi rasa pahit.
Pentingnya Bijak dalam Menggunakan Herbal
Meski bahan-bahan di atas bermanfaat, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan:
– Herbal sebaiknya dijadikan pelengkap, bukan pengganti obat medis, terutama pada kasus infeksi berat.
– Dosis untuk anak harus lebih hati-hati karena mereka lebih sensitif.
– Pastikan semua bahan bersih agar tidak justru membawa kuman lain.
– Jika gejala tidak membaik atau semakin parah misalnya sakit perut berlanjut, anak tampak lemas, atau cacing terlihat jelas segera bawa ke dokter.
Melihat pengalaman tragis Raya dan kondisi Khaira yang masih berjuang, ada pesan yang harus diingat para orang tua yakni pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan.
Menjaga kebersihan rumah, memastikan anak tidak bermain tanah tanpa alas kaki, rajin mencuci tangan sebelum makan, serta rutin memberi obat cacing sesuai anjuran dokter adalah langkah sederhana tapi sangat krusial.
Ditambah asupan gizi yang cukup, anak akan memiliki daya tahan tubuh lebih kuat untuk melawan infeksi.
Herbal bisa membantu, tapi tidak bisa diandalkan sebagai satu-satunya solusi.
Kombinasi antara pengobatan medis, dukungan herbal, gizi seimbang, dan pola hidup bersih sehat adalah kunci agar anak terbebas dari ancaman cacingan.
Demikianlah semoga informasi ini bemanfaat!
Sheila Silvina

















