Sumbar – Sumatera Barat sangat terkenal dengan kulinernya. Dengan kebiasaan merantau masyarakatnya tidak aneh setiap kota di Indonesia ada Rumah Makan Padang. Tidak hanya di Indonesia, Rumah Makan Padang juga banyak di luar negeri.
Selain masakan, Sumatera Barat juga dikenal dengan kebudayaan yang sangat kental. Sedangkan untuk perekonomiannya, sektor perdagangan dan pariwisata cukup menjanjikan untuk Sumatera Barat.
Namun daerah mana di Sumatera Barat yang dinobatkan sebagai daerah yang paling kaya? Berikut ini daftarnya berdasarkan PDRB per kapita tahun 2023.
Kabupaten Kota Paling Kaya di Sumatera Barat
1. Kota Bukittinggi (PDRB Per Kapita: Rp89.737.000)
Kota Bukittinggi terletak di antara dua gunung besar, Gunung Singgalang dan Gunung Marapi. Menariknya PDRB per kapita wilayah ini merupakan yang tertinggi di Sumatera Barat.
Dengan letaknya yang strategis di kawasan pegunungan Bukit Barisan, Bukittinggi tidak hanya dikenal sebagai pusat perdagangan grosir terbesar di Pulau Sumatera, tetapi juga sebagai destinasi wisata utama.
Kota ini mengandalkan sektor perdagangan, pariwisata, dan sektor jasa sebagai pendorong utama perekonomian.
Pada tahun 2023, PDRB per kapita Kota Bukittinggi mencapai Rp89.737.000, menjadikannya sebagai kota terkaya di Sumatera Barat.
2. Kota Padang (PDRB Per Kapita: Rp84.528.000)
Kota Padang sebagai ibu kota provinsi Sumatera Barat mencatatkan angka PDRB per kapita yang tinggi.
Sebagai kota terbesar di pantai barat Pulau Sumatera, Padang memiliki sektor perdagangan, industri dan jasa yang mendominasi perekonomiannya.
Selain itu Padang juga dikenal dengan sektor perikanan dan pariwisata yang terus berkembang.
Pada tahun 2023, PDRB per kapita Kota Padang tercatat mencapai Rp84.528.000, menempatkannya di posisi kedua dalam daftar kota terkaya di Sumatera Barat.
3. Kota Padang Panjang (PDRB Per Kapita: Rp76.314.000)
Padang Panjang dikenal sebagai kota Serambi Mekah. Kota ini menempati posisi ketiga dengan PDRB per kapita yang signifikan.
Meskipun kota ini lebih kecil, Padang Panjang memiliki sektor perdagangan dan jasa yang berkembang pesat berkat posisinya sebagai kota persinggahan strategis.
Pada tahun 2023, PDRB per kapita Kota Padang Panjang mencapai Rp76.314.000 yang menjadikannya salah satu kota dengan perekonomian yang kuat di Sumatera Barat.
4. Kota Sawahlunto (PDRB Per Kapita: Rp71.214.000)
Kota Sawahlunto sangat dikenal sebagai kota tambang batu bara pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Namun sekarang, sektor perdagangan dan pariwisata sangat berkembang di wilayah ini.
Meskipun kota ini mengalami penurunan pasca penghentian tambang batu bara, kini Sawahlunto memiliki perekonomian yang semakin berkembang.
Pada tahun 2023, PDRB per kapita Kota Sawahlunto mencapai Rp71.214.000, menjadikannya salah satu kota dengan perekonomian terkuat di provinsi ini.
5. Kota Solok (PDRB Per Kapita: Rp67.600.000)
Kota Solok banyak dikenal orang sebagai penghasil beras yang berkualitas. Dalam daftar kabupaten kota paling kaya, Kota Solok menempati posisi kelima dengan PDRB per kapita yang cukup tinggi.
Selain sektor pertanian, sektor perdagangan dan industri kecil dan menengah turut berperan penting dalam perekonomian kota ini.
Pada tahun 2023 PDRB per kapita Kota Solok tercatat mencapai Rp67.600.000, menjadikannya salah satu kota dengan perekonomian yang terus berkembang.
6. Kota Pariaman (PDRB Per Kapita: Rp66.200.000)
Kota Pariaman yang berada dekat dengan Kota Padang, memiliki sektor perdagangan yang dominan, dengan dua pasar induk tradisional sebagai pusat perputaran ekonomi.
Pariaman memiliki potensi besar di sektor pariwisata yang terus berkembang.
Pada tahun 2023, PDRB per kapita Kota Pariaman tercatat sebesar Rp66.200.000, menjadikannya salah satu kota yang relatif kaya di Sumatera Barat.
7. Kabupaten Kepulauan Mentawai (PDRB Per Kapita: Rp64.696.000)
Meskipun Kabupaten Kepulauan Mentawai dikenal dengan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi, PDRB per kapita di daerah ini terbilang tinggi, mencapai Rp64.696.000 pada tahun 2023.
Kabupaten ini memiliki potensi alam yang melimpah, terutama di sektor perkebunan, perikanan, dan pariwisata.
Hasil laut seperti ikan kerapu, menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan dari daerah ini.
PDRB per kapita merupakan indikator penting untuk menilai tingkat kesejahteraan masyarakat suatu daerah.
Di Sumatera Barat, kota-kota seperti Bukittinggi, Padang, dan Padang Panjang menunjukkan bahwa sektor perdagangan, pariwisata, dan jasa menjadi pendorong utama perekonomian yang kuat
Meskipun beberapa daerah lainnya seperti Kepulauan Mentawai memiliki tantangan kemiskinan, potensi alam yang dimiliki tetap memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah tersebut.
Putri Nurhidayati

















