Nasional – Salah satu menteri yang dilantik Presiden Prabowo dalam perombakan susunan Kabinet Merah Putih Senin sore (8/9) yakni Purbaya Yudhi Sadewa. Dia dilantik menjadi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani.
Ternyata ada cerita menarik yang disampaikan Purbaya ketika dirinya dikabari akan dilantik menjadi Menteri Keuangan.
Kepada wartawan usai pelantikan, Purbaya mengaku sempat mengira penipuan ketika dirinya dihubungi via telepon untuk dilantik Senin sore.
“Ini kan kagetan juga. Tadi kan saya baru dikasi tahu mungkin jam setengah satu. Saya pikir saya ditipu,” kata Purbaya.
Meski mengira penipuan, namun Purbaya mencoba menelusuri informasi yang baru dia terima.
“Saya cek nomor teleponnya, benar apa gak. Ternyata beneran, baru saya berani datang (untuk dilantik),” lanjut Purbaya.
Menariknya lagi saat wartawan bertanya sejak kapan Purbaya diminta menjadi Menteri Keuangan? Sambil tersenyum dia menjawab “Sejak hari ini,” kata Purbaya.
Sebelum dilantik menjadi menteri, Purbaya menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 58/M Tahun 2020 tanggal 3 September 2020.
Berdasarkan situs resmi Lembaga Penjamin Simpanan, Purbaya memperoleh gelar sarjana dari jurusan teknik elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kemudian dia memperoleh gelar master of science (MSc) dan gelar doktor di bidang ilmu ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.
Sebelum menjabat Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya pernah menjabat Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Mei 2018-September 2020) era Luhut Binsar Pandjaitan.
Purbaya juga pernah menjabat Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Juli 2016 – Mei 2018), Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (November 2015-Juli 2016).
Purbaya juga pernah menjadi Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (April 2015-September 2015), Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2010-2014), anggota Komite Ekonomi Nasional (2010-2014).
Purbaya memulai karier sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989-1994), Senior Economist di Danareksa Research Institute (Oktober 2000-Juli 2005), Direktur Utama PT Danareksa Securities (April 2006-Oktober 2008), Chief Economist Danareksa Research Institute (Juli 2005-Maret 2013), serta anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (Maret 2013-April 2015).
Sheila Silvina

















