Seluma – Warga Kabupaten Seluma yang terdampak banjir tak hanya mengalami kerugian materi yang timbul pasca bencana banjir.
Saat ini mereka kesulitan untuk mendapatkan air bersih, lantaran sumur warga yang tak layak konsumsi akibat terendam banjir.
Mengetahui sumur mereka sudah tak layak konsumsi, sebagian warga yang terdampak banjir memilih menguras sumur dengan cara menyedot hingga habis.
Namun tak sedikit juga warga yang tidak begitu menghiraukan hal tersebut.
Menyikapi hal ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma telah mengirimkan surat ke puskesmas-puskesmas untuk mengimbau masyarakat yang terdampak banjir.
Dinkes mengimbau agar warga menguras sumur mereka terlebih dahulu dan menaburkan bubuk abate yang telah mereka siapkan secara gratis.
Hal ini perlu, karena sumur yang tidak dikuras terlebih dahulu, sangat rentan menyebabkan diare dan penyakit kulit.
“Kami mengirimkan surat ke puskesmas, untuk menyampaikan kepada masyarakat terdampak banjir untuk menguras air sumurnya terlebih dahulu.
Kami siapkan bubuk Abate jika masyarakat membutuhkan nanti bisa ke puskesmas, dan puskesmas yang melapor dengan kami,” terang Sasmi Ernatuti.
Sementara itu, berdasarkan data BPBD Seluma sebelumnya, tercatat ada 862 unit rumah warga Kabupaten Seluma yang tersebar di 21 desa dan 9 kecamatan terdampak banjir.

















