Dalam kasus ini, penyidik Satreskrim Polres Kepahiang sudah melakukan pemeriksaan terhadap 16 orang saksi, yaitu:
- Pemilik kebun yang saat ini sudah di tetapkan sebagai tersangka,
- Pihak keluarga,
- Saksi serta pihak luar yakni ahli kelistrikan juga ikut dilakukan pemeriksaan.
“Tapi karena memang niatan kami adalah untuk kemanusiaan dan adanya permintaan dari pihak keluarga untuk dilakukannya autopsi, jadi ini murni pelayanan Polres Kepahiang agar semuanya terbuka,” kata Kasat.
Sampel yang Diambil Dokter Forensik
Sementara itu, dr. Marlis Tarmizi yang merupakan Dokter yang bertugas melakukan autopsi terhadap jenazah Gita Fitri Ramadani mengungkapkan dalam kegiatan Ekshumasi ini pihaknya mengambil sampel jantung dan bekas cairan yang berada di lambung.
“Pada sampel yang kita ambil ada jantung sama cairan sisa makanan di lambung,” jelas Marlis.
Selain itu, dr. Marlis juga juga mengungkapkan kondisi jasad korban saat ini sudah mengalami pembusukan lanjutan.
“Hasilnya akan dikirim dan menunggu dari pemeriksa patalogi anatomi di laboratorium nanti, dan waktunya tidak bisa kita prediksi.
Page 2 of 3


















