Bengkulu – Putri Indah Zahra Noviyanti yang baru beranjak remaja warga Kelurahan Betungan dinyatakan meninggal dunia.
Gadis berusia 12 tahun ini tewas tenggelam saat mandi di sungai yang berada di RT 30 RW 05 Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu, Sabtu (20/9) malam.
Penuturan Lurah Betungan, Nanto, peristiwa bermula saat korban bersama rekan-rekannya mandi di sungai yang berada di Kelurahan Betungan pada Sabtu (20/9) sekitar pukul 17.00 WIB.
Lokasi sungai tersebut tepatnya di belakang perumahan Polda Bengkulu, Sabtu (20/9) sekitar pukul 17.00 WIB.
Namun saat sedang mandi, korban bersama dengan temannya yang bernama Keyla (10) tenggelam.
Melihat hal itu, rekan-rekan korban meminta bantuan dengan masyarakat yang ada di salah satu pondok yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Awalnya korban mandi di sungai bersama dengan teman-temannya, dan korban dan 1 temannya tenggelam dan yang lainnya meminta bantuan dengan warga,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui panggilan telepon.
Warga yang mendapatkan informasi tersebut langsung menuju ke lokasi dan melihat Keyla yang meminta bantuan dalam keadaan tenggelam.

Melihat Keyla yang dalam keadaan tenggelam itu, warga langsung membantunya hingga berhasil diselamatkan. Namun sayangnya, Putri yang saat itu juga ikut tenggelam tidak ditemukan.
“Mereka tenggelam 2 orang, 1 berhasil diselamatkan oleh warga yang saat itu mendapatkan informasi adanya peristiwa tenggelam,” lanjutnya.
Selanjutnya masyarakat lainnya yang mendapatkan informasi jika masih adanya yang tenggelam, ikut membantu mencari keberadaan korban yang tenggelam.
Setelah masyarakat yang turun membantu mencari keberadaan korban, akhirnya Putri ditemukan dalam tidak sadarkan diri dan langsung di bawa ke rumah sakit M. Yunus.
Nahasnya saat tiba di rumah sakit, pihak rumah sakit menyatakan Putri juga meninggal dunia.
“Saat ditemukan, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sayangnya, korban dinyatakan meninggal dunia saat pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan terhadap korban,” ujarnya.
Saat ini korban yang meninggal dunia sudah dibawa di rumah duka dan akan di kebumikan Minggu (21/9) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Betungan.
“Sekarang jenaza baru sampai rencananya besok akan dimakamkan,” terang Nanyo.
(Adrian)

















