Helmi Hasan menjelaskan bahwa program tersebut melibatkan sejumlah mitra strategis guna memastikan layanan berjalan optimal, tertib, dan akuntabel.
“Harapannya kolaborasi ini mampu memberikan pelayanan yang cepat sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bengkulu, Hadianto, optimistis kehadiran Samsat Desa dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan bermotor.
“Mudah-mudahan dengan hadirnya Samsat Desa ini target PAD kita dapat terus tercapai.
Program ini sangat membantu masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan,” ujarnya.
(**)

















