Bengkulu – Harian Rakyat Bengkulu menggelar pameran bonsai di halaman Graha Pena Rakyat Bengkulu, Minggu 31 Agustus 2025.
Lai yang merupakan panitia penataan pohon mengatakan pameran akan digelar selama 1 minggu usai penjurian.
“Besok tanggal 31 penjurian, ya. Selanjutnya tanggal 1 September itu penancapan bendera bagi yang menang, dan ini terbuka untuk umum sampai 4 hingga satu minggu ke depan,” ucap Lai.

Dikarenakan peserta pameran ada yang berasal dari luar Kota Bengkulu, biasanya waktu pelaksanaan pameran akan bersifat situasional.
“Ada yang dari Lebong, Kepahiang, kadang kan mereka kan ada yang menginap, jadi kalau yang tidak bisa lama, biasanya sekitar tiga hari setelah penancapan bendera, mereka biasanya ada yang pulang,” terangnya
Sistem Penilaian
Kriteria penilaian pada perlombaan terbagi dalam dua kelompok.
Kelompok pertama yakni jenis kelompok bonsai yang sudah jadi dan masuk kelas pertama, yang dinilai meliputi kematangan, keserasian, penampilan, dan Gerak dasar.
Sementara untuk kelompok kedua masuk kelas prospek. Kelas prospek ini adalah jenjang karier menuju lanjutan pertama, dan yang dinilai hanya Gerak dasar.
“Ada dua penilaian, kelas pertama yang dinilai empat poin, yakni kematangan, keserasian, penampilan, dan Gerak dasar. Yang kedua kelas prospek, yang dinilai hanya Gerak dasar saja,” jelas Lai

Hingga saat ini, jumlah peserta yang mengikuti perlombaan ini ada sekitar 150 orang lebih.
Namun, ini tidak menutup kemungkinan bisa hingga 200 peserta.
“Kita ini kan sampai malam, biasanya sampai jam 12 masih stay di sini, jadi kemungkinan ini bisa sampai 200 an lah, karena in ikan local, ya. Beda kalau kejuaraan nasional, itu biasanya dia bisa sampai 300 lebih peserta,” ucapnya
Untuk penilaian, panitia menghadirkan dua juri nasional yang berasal dari pusat dan juga juri pendamping.
“Kita pakai juri nasional, ada yang dari Bengkulu juga, jadi ada dua juri yang akan melakukan penilaian,” tutupnya
(Putri Nurhidayati)

















