Nasional – Kunyit merupakan bumbu dapur yang mudah dijumpai di Indonesia adalah kunyit, biasanya kunyit identik dengan warnanya yang kuning. Sehingga banyak orang mudah mengenalai varian ini.
Namun ada jenis kunyit lainya seperti, kunyit putih yang tak hanya digunakan sebagai bahan pelengkap masakan, ternyata juga memiliki banyak kandungan manfaat bagi kesehatan yang belum diketahui banyak orang.
Umumnya kunyit putih memang tidak sepopuler kunyit kuning, tetapi kunyit putih sudah lama digunakan sebagai obat tradisional, karena memiliki kandungan nutrisi dan antioksidan yang ada didalamnya.
Tidak sedikit orang yang masih kebingungan dalam membedakan manfaat keduanya, Namun tak perlu khawatir dalam Artikel ini Anda bisa mengetahui sejumlah perbedaan dan manfaatnya bagi kesehatan.
Lalu apakah manfaat keduanya sama?
Kunyit kuning merupakan tanaman rempah asli dari wilayah Asia tenggara yang terkenal akan warna kuning khasnya.
Warna kuning tersebut berasal dari senyawa kurkumin, bisdemetoksikurkumin, dan demetoksikurkumin.
Kunyit kuning memiliki kandungan utama kurkumin dan minyak atsiri. Kedua kandungan tersebut mempunyai sifat antioksidan, antitumor, antikolesterol, antimikroba, dan dapat membantu mengatasi berbagai penyakit, seperti hepatitis dan gangguan pencernaan.
Sementara itu, kunyit putih memiliki warna yang lebih terang dan rasa yang lebih pahit jika dibandingkan dengan kunyit kuning. Namun, keduanya memiliki kandungan utama yang sama, yaitu kurkumin dan minyak atsiri.
Karena kandungan utamanya sama, baik kunyit kuning maupun kunyit putih sebenarnya memiliki manfaat yang serupa, seperti mengatasi masalah pencernaan dan meredakan nyeri saat menstruasi.
Keduanya juga dapat dimanfaatkan sebagai bumbu dapur, bahan pewarna makanan alami, atau sebagai campuran parfum dan obat.
Meski begitu, kunyit putih memiliki efek antibakteri yang lebih besar daripada kunyit kuning.
Nah, itu tadi perbedaan manfaat keduanya, sebelum Anda mengetahui lebih lanjut manfaat kunyit putih bagi kesehatan, terlebih dahulu Anda harus mengenal cara pengelolahan tanaman tersebut.
Berikut cara mengolah kunyit putih:
Bahan-Bahan:
– Kunyit putih secukupnya
– Air secukupnya
– 1 Madu sachet
– 1 Jeruk nipis
Cara membuat:
– Kupas kunyit putih, kemudian cuci sampai bersih.
– Setelah itu blender dan tambahkan air secukupnya. Jika Anda tidak punya blender bisa juga diparut.
– Saring kunyit, dan ambil sari-sarinya saja.
– Jika Anda suka bisa menambahkan madu dan sedikit perasaan jeruk nipis agar lebih segar.
– Minuman berbahan dasar kunyit putih siap untuk diseduh.
Jika Anda sudah mengetahui perbedaan dan cara membuatnya, maka di bawah ini Anda bisa mengetahui manfaat kunyit putih bagi tubuh.
Lantas apa saja manfaat kunyit putih?
Seperti yang telah disebutkan di atas, kunyit putih memiliki efek antibakteri yang lebih besar bagi kesehatan tubuh.
Berikut manfaatnya bagi tubuh:
– Bantu Atasi Gangguan Pencernaan
Manfaat kunyit putih yang pertama adalah membantu mengatasi gangguan pencernaan, seperti nyeri perut, perut kembung, mual, buang air besar (BAB) tidak lancar, dan pergerakan usus yang abnormal.
Manfaat ini bisa diperoleh dengan mengonsumsi ekstrak kunyit putih secara langsung atau dalam bentuk minyak yang dioleskan ke perut.
– Mengurangi Peradangan
Zat yang terkandung di dalam kunyit putih juga diketahui dapat membantu meredakan peradangan dan nyeri.
Manfaat ini bisa didapatkan dari kandungan kunyit putih yang bersifat antiradang dan dapat memberikan efek analgesik atau meredakan rasa nyeri.
– Menurunkan Demam
Manfaat kunyit putih berikutnya adalah menurunkan demam. Hal ini dikarenakan kandungan ekstrak etanol dalam kunyit putih bekerja sebagai paracetamol alami untuk menurunkan demam.
Selain itu, minyak yang dihasilkan dari kunyit putih juga mempunyai efek pembasmi nyamuk alami, terutama nyamuk Aedes aegypti sehingga dapat mengurangi risiko terkena demam berdarah dengue (DBD).
– Penawar Racun Gigitan Ular dan Antialergi
Ekstrak kunyit putih juga diyakini dapat menjadi penawar racun yang masuk ke dalam tubuh akibat gigitan ular.
Di samping itu, senyawa kurkuminoid yang terkandung dalam kunyit putih juga bermanfaat sebagai antialergi.
Tanaman herbal ini bekerja seperti antihistamin bagi tubuh, yakni mencegah pelepasan histamin (zat kimia pemicu alergi) dan menghambat aktivitas protein penyebab peradangan.
– Mengatasi Gangguan Asma
Manfaat kunyit putih juga bisa sebagai pendukung pengobatan asma. Karena, mengonsumsi kapsul kunyit putih secara rutin selama satu bulan dapat menurunkan risiko munculnya serangan asma, baik yang ringan ataupun sedang.
– Mengurangi Nyeri Menstruasi
Senyawa kurkumin yang terkandung di dalam kunyit putih diketahui dapat membantu melemaskan kontraksi pada rahim yang menyebabkan munculnya gejala kram perut ketika menstruasi.
Salah satu cara mengonsumsi kunyit putih untuk mendapatkan manfaat ini adalah dengan mengolahnya menjadi jamu.
– Mengatasi Infeksi
Kunyit putih memiliki sifat antimikroba yang mampu melawan berbagai jenis bakteri, seperti S. aureus, E. coli, dan Corynebacterium.
Tidak hanya sebagai antibakteri, mengonsumsi kunyit putih juga diketahui dapat menghambat pertumbuhan jamur dan mencegah terjadinya infeksi.
– Mengurangi Risiko Kanker
Manfaat kunyit putih dalam mengurangi risiko kanker bisa didapatkan dari kandungan senyawa zerumbone yang memiliki efek antikanker.
Hal ini membuat kunyit putih bermanfaat dalam mengurangi risiko kanker payudara, leukemia, dan kanker ovarium.
Putri Nurhidayati

















