Bengkulu – Sejak beberapa hari terakhir calon penumpang di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu dibuat heboh dengan kenaikan harga tiket pesawat. Seperti Maskapai Batik Air, untuk rute Bengkulu kelas Bisnis saat ini dengan harga Rp 5,6 juta.
Tak hanya itu, kenaikan harga tiket juga untuk kelas ekonomi yang semula Rp 1,2 juta, sekarang naik menjadi Rp 1,4 hingga 1,5 juta.
General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Muhammad Haekal membenarkan kenaikan harga ini. dikatakan Muhammad Haekal, kenaikan disebabkan naiknya harga Avtur yang merupakan BBM untuk pesawat.
Untuk kenaikan harga Avtur, dari Rp 15 ribu per liter sekarang menjadi Rp 23 ribu sehingga menambah beban operasional d maskapai.
Tak hanya itu, faktor momentum libur lebaran dan paskah juga mempengaruhi harga tiket lantaran tingginya mobilitas masyarakat.
“Berbagai faktor yang mempengaruhi, selain kenaikan harga Avtur juga karena memang momentum. Namun harga Rp 5,6 juta tersebut berlaku di kelas bisnis karena maskapai Batik Air yang memang untuk kelas bisnis namun untuk kelas ekonomi hanya beberapa persen saja,” terang GM Bandara Fatmawati Soekarno, Muhammad Haekal, pada Rabu (8/4).

















