Wahidu menambahkan, tambahan 5.600 tabung tersebut berada di luar alokasi kuota LPG 3 kilogram tahun 2026 untuk Bengkulu Utara yang telah ditetapkan sebesar 6.915 metrik ton.
“Artinya, ini adalah pasokan tambahan di luar kuota reguler. Tujuannya murni untuk memperkuat ketersediaan menjelang Ramadan dan Nyepi,” tambahnya.
Di sisi lain, pemerintah daerah bersama berbagai pihak, termasuk unsur Forkopimda, akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi dan harga agar penyaluran tepat sasaran.
“Kami bersama pihak terkait akan melakukan pengawasan di lapangan, baik dari sisi distribusi maupun harga, supaya LPG subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” tegasnya.
Pemerintah juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif mengawasi apabila ditemukan penyaluran yang tidak sesuai ketentuan.
Dengan adanya ekstra dropping ini, diharapkan kebutuhan energi rumah tangga selama momentum hari besar keagamaan tetap terpenuhi serta tidak terjadi kelangkaan LPG 3 kilogram di Bengkulu Utara.

















