Terutama wilayah sentra produksi yang membuat area tersebut menjadi makmur, karena dukungan dari produksi yang mumpuni,” papar Dr Syaiful Anwar, kepada RBTV, Sabtu (28/2).
Syaiful menilai pembangunan infrastruktur tersebut merupakan strategi investasi jangka panjang bagi pemprov dalam hal pembangunan dan peningkatan perekonomian Provinsi Bengkulu.
“Karena infrastrukturlah yang menjadi faktor penggerak ekonomi di suatu daerah, kata Dr. Syaiful.
Ia menekankan asalkan pinjaman dana tersebut untuk pembangunan infrastruktur, maka sudah merupakan langkah yang tepat yang diambil.
Karena selain meretas wilayah tertinggal atau terisolir, pembangunan infrastruktur juga menjadi langkah perangsang ekonomi bagi masyarakat.
“Secara garis besar, jika yang dibangun jalan, maka akan menumbuhkan ekonomi di sepanjang jalur mulai dari perusahaan, rumah makan atau usaha lain.
Begitu pun sentra pertanian dan jika rumah sakit, maka sektor PAD baru juga akan tumbuh, karena banyak hal yang akan didapat,” tutupnya.
(Nico)

















