Bengkulu Utara – Aksi tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) atau jambret terjadi di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara.
Rabu malam, 8 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, pegawai Lapas Kelas IIB Arga makmur menjadi korban jambret.
Korban bernama Jelia Herawati (38), warga Desa Gunung Agung, Kecamatan Arga Makmur.
Selain berstatus pegawai Lapas, ia rupanya anak dari Kepala Desa Gunung Agung, Bengkulu Utara.
Berdasarkan keterangannya, peristiwa itu terjadi saat dirinya pulang dari pasar usai berbelanja.
Ia mengendarai sepeda motor berboncengan dengan adik perempuannya, melintasi salah satu kawasan perumahan di Arga Makmur.
Namun nahas, ada pria tak mereka kenal yang menggunakan motor matic tanpa helm memepet sepeda motornya.
Dengan cepat, pelaku merampas tas milik korban yang berada pada bagian rak depan motor.
Sontak korban berteriak dan sempat berupaya mengejar pelaku, namun gagal karena pelaku melaju dengan kecepatan tinggi.
“Cowok itu sendirian, pakai motor matic tapi tidak kelihatan jelas motornya jenis apa. Kami sempat kejar tapi tidak terkejar,” kata Korban kepada RBTV, Kamis (9/4).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa uang tunai sebesar Rp450 ribu serta satu unit handphone iPhone 14. Total kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Korban pun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan itu, aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melacak keberadaan handphone milik korban.
Hasilnya, petugas berhasil menemukan tas dan handphone korban yang sengaja dibuang oleh pelaku di kawasan sekitar UPTD Workshop Arga Makmur.
“Pas dilacak HP saya ada di daerah workshop, ada di bawah pohon sama tas saya juga, tapi uangnya sudah dibawa, tinggal tas sama HP,” jelas Korban.
Saat ini, barang bukti tersebut telah diamankan oleh penyidik untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, sementara pelaku masih dalam pengejaran aparat.
“Saya berharap pelaku segera ditangkap, karena kejadian seperti ini sangat meresahkan, bikin khawatir kalau mau keluar rumah,” ucap Korban.
(Novan Alqadri)

















