Seluma – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai menjaring desa pesisir dan kampung budidaya potensial sebagai lokasi program Kampung Nelayan Merah Putih.
Program ini dirancang khusus untuk mengubah wajah desa pesisir dan kampung budidaya menjadi lebih produktif dan terintegrasi dalam menghasilkan produk perikanan yang berdaya saing.
Pasca ada 4 Desa yang diusulkan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Seluma, Desa Penago I terpilih menjadi lokasi Kampung Nelayan Merah Putih.
Staf Ahli Menteri Kunjungi Desa Penago I
Kamis (18/9) sore, Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya, Trian Yunanda mendatangi Desa Penago I Kecamatan Ilir Talo.
Trian mengatakan, Ini adalah program transformasi dari Kampung Nelayan Modern yang digagas Pak Menteri Trenggono untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.
“Kita harus pastikan lokasi memenuhi syarat dan kriteria, khususnya masalah lahan,” ujar Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya, Trian Yunanda.
Implementasi Kampung Nelayan Merah Putih melibatkan pemerintah daerah untuk menjaring lokasi potensial.
Hal ini untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal dengan dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Pada tahap awal KKP menargetkan pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih.
Kriterianya yaitu:
- Mayoritas penduduk berprofesi sebagai nelayan/pembudidaya ikan lebih dari 80%
- Ketersediaan dan status lahan clear and clean untuk pembangunan fasilitas produksi lebih dari 1 hektar
- Memiliki potensi sumber daya ikan, budidaya ikan
- Wisata bahari yang dapat dikembangkan, serta terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih.

Kucuran Anggaran Rp 22 M dan Fasilitas di Kampung Nelayan Merah Putih
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Seluma, Zuraini mengatakan, di lokasi terpilih seperti di Desa Penago I ini, KKP akan membangun sejumlah fasilitas seperti:
- Dermaga
- Gudang beku
- Balai pelatihan/bengkel nelayan
- Pabrik es
- Sentra kuliner
- Menara pandang
- Docking kapal
- Tempat pelelangan ikan
- Drainase dan IPAL
- Gedung perkantoran.
“Setelah diidentifikasi dan dicek kelengkapan persyaratan hanya Desa Penago 1 yang dipilih KKP, dan di Desa Penago 1 ini juga sudah disiapkan lahan yang dihibahkan seluas 1 hektar untuk pembangunan fasilitas dan sarana dan prasarananya,” terang Zuraini.
Untuk mewujudkan program Kampung Nelayan Merah Putih ini, pemerintah menggelontorkan dana hingga Rp22 miliar dalam bentuk bangunan yang menjadi proyek pemerintah pusat.

Harapan Kades dan Masyarakat Desa Penago I
Sementara itu, Kades Penago 1 Rustam Effendi mengaku sangat terbantu dengan adanya Program Kampung Nelayan Merah Putih ini, setelah desanya ditetapkan masuk dalam kriterianya.
Ia berharap, dengan adanya Program Kampung Nelayan Merah Putih ini, menjadikan desanya lebih produktif dan terintegrasi dalam menghasilkan produk perikanan yang berdaya saing.
“Alhamdulillah mas, mudah-mudahan desa kami ke depannya semakin sejahtera masyarakatnya, dan lebih produktif dan terintegrasi dalam menghasilkan produk perikanan yang berdaya saing,” tutur Rustam Effendi.
Untuk diketahui, lawatan Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya, Trian Yunanda tak hanya di Kabupaten Seluma, namun juga ke Kabupaten Kaur, untuk meluncurkan Program Kampung Nelayan Merah Putih ini.
(Hari Adiyono)

















