Seluma – Komando Distrik Militer (Kodim) 0425/Seluma melaksanakan kegiatan tanam padi perdana program cetak sawah tahun 2025.
Lahan seluas 10 hektare itu berada di Desa Air Keruh, Kecamatan Ulu Talo.
Penanaman perdana tabur benih padi ini menggunakan Alat Tanam Benih Langsung (Atabela).
Dandim 0425/Seluma Letkol. Kav. Yuliansyah mengatakan total lahan yang baru dicetak melalui anggaran tahun 2025, ada seluas 50,3 hektare.
Lahan seluas 53 hektar itu lokasinya berada di:
- Desa Lubuk Terentang
- Desa Talang Kebun Kecamatan Lubuk Sandi,
- Desa Pagar Banyu
- Desa Air Keruh Kecamatan Ulu Talo.
Selain itu, Kabupaten Seluma masih memiliki potensi lahan yang akan dicetak mencapai 800 hektare.
“Di tahun anggaran 2025 kita sudah mencetak sawah baru seluas 53 hektare, dan kita masih memiliki potensi lahan pertanian lagi seluas 800 hektare. Program cetak sawah ini sesuai Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto sejak menghentikan impor beras dari luar negeri,” tegas Dandim 0425/Seluma Letkol. Kav. Yuliansyah.
program cetak sawah merupakan bentuk nyata dukungan TNI AD dalam membantu pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Melalui program cetak sawah ini, kami berharap lahan pertanian di wilayah ini dapat semakin produktif. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Dandim.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Seluma Deddy Ramdhani mewakili Bupati Seluma Teddy Rahman menyampaikan bahwa kegiatan cetak sawah ini merupakan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Seluma dengan prioritas program TNI AD, dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan.
Dengan sinergitas ini, TNI hadir untuk membantu rakyat. Program cetak sawah ini bukan hanya menambah luas lahan produktif, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian pangan di daerah.
Dari hasil panen padi ini nantinya beras akan dijual melalui gerai-gerai Koperasi Merah Putih yang sedang masif dibangun di setiap desa,” tutur Deddy Ramdhani.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Kabupaten Seluma ingin mempertahankan label sebagai daerah lumbung pangan, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
(Hari Adiyono)

















