Bengkulu – Sejak pagi hingga siang hari, wisatawan baik dari dalam kota maupun luar daerah antusias menjelajahi sudut-sudut Benteng Marlborough, Benteng peninggalan kolonial Inggris tersebut. Keunikan arsitektur dan nuansa sejarah yang masih terjaga menjadi daya tarik tersendiri.
Banyak pengunjung memanfaatkan area benteng untuk berswafoto sekaligus menikmati suasana tenang di dalam bangunan bersejarah. Tak sedikit juga keluarga yang mengajak anak-anak mereka berlibur sambil belajar mengenal sejarah.

Salah seorang wisatawan, Cecep, mengatakan bahwa Benteng Marlborough identik dengan sejarah. Menurutnya, liburan ke tempat ini tidak hanya sekadar rekreasi, tetapi juga menambah wawasan.
“Identik dengan sejarah, jadi di samping berwisata kita juga bisa menambah pengetahuan bahwa provinsi kita benar-benar punya peninggalan sejarah,” ujar Cecep, wisatawan asal Bengkulu Utara.
Sementara itu, Dwi selaku penjaga tiket menyampaikan bahwa harga tiket masuk Benteng Marlborough untuk dewasa sebesar Rp5.000, sedangkan anak-anak Rp3.000. Kini pembayaran tiket juga bisa dilakukan secara non-tunai melalui QRIS.
“Kalau untuk tiket masuk, dewasa Rp5 ribu, anak-anak Rp3 ribu. Untuk weekend sama saja, hanya yang membedakan sekarang kita sudah gunakan QRIS,” ujar Dwi.
Keramaian pengunjung di akhir pekan ini menunjukkan Benteng Marlborough masih menjadi destinasi favorit masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata di Kota Bengkulu.
Tiara Cassandra, Tri Rahma Dini

















