Seluma – Aktifitas masyarakat yang berada di pedalaman, terutama di Desa Talang Durian dan Desa Cugung Langu Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu pada Minggu pagi (14/9) sempat terhambat. Ini tanah longsor yang menutup badan jalan.
Kondisi lokasi longsor yang berada di tebing dan jurang menjadi tantangan masyarakat sekitar yang setiap hari melintasi daerah rawan longsor.
Menurut keterangan Kades Talang Durian Zen Zawawi, longsor ini terjadi pada Sabtu malam (13/9) sekitar pukul 22.30 WIB, ketika terjadi hujan lebat.

Pohon Ketaping berdiameter lebih 1 meter dan bebatuan serta tanah menutup akses jalan satu-satunya di Desa Talang Beringin ini.
“Kejadian malam tadi pak, sekitar jam setengah 11 malam, kondisi memang sedang hujan deras semalaman,” terang Zen Zawawi.
Lanjutnya, dampak longsor ini telah melumpuhkan aktifitas perekonomian masyarakat setempat, karena untuk sementara ini baru dapat dilintasi kendaraan roda 2, setelah masyarakat bergotong royong membersihkan material berupa bebatuan dan tanah longsor dengan alat seadanya.
“Kalau sementara hanya sepeda motor pak, kalau mobil belum bisa lewat,” tambahnya.

Menyikapi kondisi ini, Kades Talang Durian berusaha meminta bantuan alat berat yang dimiliki PT. Mutiara Sawit Seluma (MSS) untuk membersihkan material longsoran.
Sementara itu, ULP PLN Rayon Manna dan BPBD Kabupaten Seluma yang telah tiba di lokasi longsor untuk memperbaiki jaringan listrik yang terputus.
(Hari Adiyono)

















