Pemerintah daerah menyampaikan telah mendropping sebanyak 5.600 tabung LPG 3 kilogram.
Elp8ji itu didistribusikan ke ratusan pangkalan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan.
Tambahan pasokan tersebut bahkan disebut berada di luar kuota reguler tahun 2026 yang telah ditetapkan sebesar 6.915 metrik ton.
Pemerintah juga menegaskan akan melakukan pengawasan distribusi agar LPG subsidi tetap tersedia dan tepat sasaran.
Masyarakat Minta Pemda Cek Lapangan
Masyaraka berharap pemerintah segera turun langsung menelusuri rantai distribusi, mulai dari agen hingga pangkalan, guna memastikan pasokan benar-benar sampai ke masyarakat dan tidak menimbulkan gejolak harga.
Jika kondisi ini terus berlangsung, warga khawatir dampaknya akan semakin berat, terutama bagi pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada LPG subsidi.
“Yang susah itu kami yang kecil. Mau jualan jadi susah,” kata Eli.
(Novan Alqadri)

















