Nasional – Siapa sangka, beternak ayam kampung menjadi salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir.
Tak bisa dipungkiri, dari tahun ke tahun permintaan daging ayam ini selalu naik. Semakin banyak restoran sampai dengan warung pinggir jalan yang menjual santapan menu ayam kampung.
Akan tetapi, untuk mencapai panen yang efisien, maka diperlukan strategi dan manajemen yang tepat. Artinya, tidak boleh asal-asalan.
Memahami setiap aspek pemeliharaan merupakan kunci keberhasilan. Jadi, dengan penerapan teknik budidaya yang benar, maka peternak bisa mengoptimalkan pertumbuhan ayam, menekan angka kematian, serta mempercepat siklus panen.
Maka dari itu, bagi Anda yang baru ingin menekuni usaha ini, ada sejumlah cara beternak ayam kampung yang mudah untuk dilakukan.
Lalu bagaimana cara ternak ayam kampung rumah yang benar bagi pemula?
Cara Ternak Ayam Kampung Rumahan Bagi Pemula
Sebenarnya, terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh pemula yang baru belajar beternak ayam kampung. Berikut panduannya untuk pemula:
1. Membuat Kandang
Nah, untuk langkah pertama yang harus dilakukan apabila Anda berencana ternak ayam kampung yakni membuat kandang.
Kenapa harus membuat kandang? Karena kandang merupakan tempat tinggal dan beraktivitas bagi ayam kampung.
Salah satunya jarak kandang dengan pemukiman penduduk setidaknya 5 meter, tujuannya supaya tidak mengganggu lingkungan sekitar dan menghindari bau tidak sedap.
Lalu, untuk lokasi kandang bisa mendapatkan sinar matahari dengan optimal sehingga matahari pagi dapat masuk dan membantu menjaga suhu dan kelembaban kandang.
Jangan lupa, perhatikan juga sirkulasi udara pada kandang cukup baik agar ayam kampung tidak kepanasan dan kekurangan oksigen.
2. Pemilihan Bibit Ayam Kampung
Setelah urusan kandang selesai, maka langkah selanjutnya adalah dengan pemilihan bibit ayam kampung.
Pada dasarnya, bibit adalah faktor penting yang menentukan keberhasilan beternak ayam kampung.
Untuk pemilihan bibit ayam kampung yang baik, tentunya harus memenuhi syarat seperti berasal dari indukan yang sehat, produktif, dan berkualitas.
Lalu, pastikan bibit ayam kampung tersebut memiliki bentuk tubuh yang simetris, proporsional, dan kokoh. Jangan lupa, pastikan pula bibit ayam harus memiliki bobot badan sesuai dengan standar usia.
3. Pemberian Pakan
Salah satu kunci utama keberhasilan budidaya ayam kampung adalah pakan. Bisa dibilang bahwa pakan merupakan sumber nutrisi dan energi bagi ayam kampung.
Tak bisa sembarangan, pakan yang baik harus mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan air yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan ayam kampung.
Adapun dua jenis pakan ayam kampung bisa dibagi, yaitu pakan jadi dan pakan buatan. Pakan jadi adalah jenis pakan yang sudah diformulasikan dan diproduksi oleh pabrik pakan ternak.
Sedangkan pakan buatan merupakan pakan yang dibuat sendiri oleh peternak dengan menggunakan bahan-bahan yang tersedia di sekitar. Biasanya lebih murah dan lebih alami dibandingkan dengan pakan jadi.
4. Pencegahan penyakit
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tak lupa pula memberi pencegahan penyakit. Sebab, ayam kampung memiliki daya tahan tubuh yang cukup kuat terhadap penyakit.
Namun tetap perlu dilakukan pencegahan agar ayam tetap sehat dan produktif. Misalnya dengan memberikan vaksinasi sesuai dengan jadwal dan dosis yang tepat.
Kemudian, silakan berikan juga vitamin dan mineral secara teratur untuk meningkatkan imunitas ayam.
5. Rawat Kandang agar Tidak Lembab dan Bebas Penyakit
Kamu juga perlu merawat kandang, supaya tidak lembab dan yang pasti bebas penyakit. Sebaiknya gunakan desinfektan alami seperti desinfektan bada untuk menyemprot kandang secara rutin.
Bukan tanpa alasan, hal ini untuk menjaga kandang tetap kering, tidak berbau, dan mencegah serangan lalat atau penyakit. Kandang yang bersih adalah kunci ayam sehat dan pertumbuhan optimal.
6. Pemanenan
Ayam kampung bisa dipanen atau dipotong setelah berumur sekitar 6-8 bulan atau memiliki berat badan sekitar 1-1,5 kg.
Namun, sebelum melakukan panen, ayam kampung harus dipuasakan selama sekitar 12 jam agar saluran pencernaan kosong dan tidak mengotori daging.
Putri Nurhidayati

















