<strong>Bengkulu</strong> – Sebuah unit minibus Toyota Avanza yang merupakan kendaraan operasional PT PLN mengalami kerusakan parah. Mobil tersebut tertimpa pohon mahoni berukuran sedang di Jalan Akasia, RT 36 RW 07, Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Kendaraan yang tertimpa pohon tumbang ini adalah Toyota Avanza 1.3 G M/T dengan nomor polisi BE 1541 AAD. Berdasarkan data dari STNK, mobil warna Hitam Metalik tahun 2021 tersebut merupakan kendaraan atas nama PT HRC Prima Sejahtera yang beralamat di Bandar Lampung. Sementara itu pengemudi mobil bernama Andre Julian Putra (26), seorang karyawan asal Desa Padang Hangat, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur. <h3>Kronologi Peristiwa</h3> Ia mengungkapkan bahwa kejadian ini bermula dari niatnya mencari tempat berteduh. Sebelumnya, mobil tersebut terparkir di area terbuka yang terpapar terik matahari. Karena cuaca yang sangat panas, ia memutuskan untuk memindahkan kendaraannya ke bawah pohon mahoni agar lebih sejuk. Namun, hanya berselang beberapa menit setelah ia masuk ke dalam kontrakannya yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi, cuaca berubah drastis menjadi badai.<!--nextpage--> Kejadian tersebut terungkap saat Andre mendengar alarm mobilnya berbunyi kencang secara tiba-tiba. Saat berlari keluar untuk mengecek, ia mendapati mobil operasional tersebut sudah tertimpa batang pohon. Kondisi kendaraan mengalami rusak parah, terutama pada bagian atap yang ringsek. <img class="alignnone size-full wp-image-11909" src="https://camkohatv.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-16-at-17.32.56-1.jpeg" alt="" width="1599" height="899" /> <h3>Proses Evakuasi Pohon Tumbang</h3> Proses evakuasi pohon tumbang ini dilakukan tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bengkulu serta pihak Kepolisian dari Sat Lantas. Dengan menggunakan gergaji mesin, petugas memotong dahan pohon yang menimpa badan kendaraan. Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit ,hingga akhirnya material pohon berhasil disingkirkan dari atap mobil. Peristiwa yang terjadi pada Senin (16/2) sekitar pukul 16.00 WIB ini menjadi peringatan keras bagi warga untuk waspada saat memarkirkan kendaraan di bawah pepohonan. Usai mengevakuasi pohon tumbang dari atas mobil, tim gabungan juga merespons permintaan warga sekitar adanya pohon yang membahayakan. Agar tak menimbulkan korban, Dinas Damkar pun langsung melakukan penebangan pohon, karena pohon tersebut dinilai berpotensi roboh.<!--nextpage--> <strong>(Untung)</strong>