Bengkulu – Memastikan setiap pengerjaan Pasar Barukoto atau Brokot sesuai ketentuannnya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny Pl Tobing memantau revitalisasi Pasar Barukoto atau Brokot.
Saat ini hampir seluruh bangunan yang ada di kawasan tersebut telah selesai direnovasi. Namun demikian Walikota mengungkapkan hal ini belum maksimal, mengingat anggaran yang digunakan dalam revitalisasi tersebut merupakan sisa anggaran tahun 2025 sebesar Rp 7,6 miliar.

Pada tahun 2026 ini Pemkot akan memaksimalkan kembali proses revitalisas, terutama pada sarana dan prasarana yang ada di Brokot seperti bangku dan meja akan rampung di awal tahun 2026 ini.
Walikota menargetkan pengerjaan akan selesai pada bulan Februari hingga Maret mendatang, masyarakat pun diminta bersabar untuk melihat wajah baru dari Brokot ini.
“Karena kemarin kita menggunakan sisa anggaran 2025 baru 80%, 20% nya penataan jalan kemudian aksesoris bangunan, maka kami dengan Wawali dan juga dari Perindag untuk memastikan target pertengahan 2026 ini betul-betul bisa tuntas. Tapi mungkin kita bulan Februari, Maret lah. Mohon doanya,” ujar Dedy Wahyudi.

















