Mukomuko – Harga tandan buah segar kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko berangsur membaik setelah sempat anjlok tajam pada 20 Mei 2026 lalu. Kenaikan terjadi secara perlahan dan kini berada dikisaran Rp2.900 per kilogram.
Meski trennya positif, angka tersebut belum mampu menyamai harga pembelian tingkat provinsi Bengkulu yang ditetapkan Rp3.321 per kilogram.
Selisih harga ini masih menjadi perhatian para petani swadaya di wilayah Mukomuko.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, menyebut bahwa kondisi pasar mulai stabil pasca gejolak harga bulan lalu.

“Setelah sempat terjun bebas tanggal 20 Mei, harga TBS sekarang mulai merangkak naik. Ini kabar baik bagi petani. Namun kami terus mendorong agar perusahaan membeli sesuai harga yang sudah ditetapkan provinsi,” ujar Hari Mustaman.
Ia menambahkan, perbedaan harga antara kabupaten dan provinsi seharusnya tidak terlalu jauh agar petani tetap mendapat keuntungan yang layak di tengah biaya produksi yang tinggi.
“Kami minta perusahaan lebih memperhatikan kesejahteraan petani. Kalau harga provinsi Rp3.321, minimal mendekati angka itulah. Jangan terlalu jauh selisihnya,” tutup Hari Mustaman.
Berikut daftar harga TBS dari sejumlah pabrik kelapa sawit di Mukomuko per Kamis, 25 Juni 2026:
PT. SAPTA Rp2.880
PT. USM Rp2.910
PT. KSM Rp2.880
PT. SAP Rp2.920
PT. SSS Rp2.860
PT. MMIL Rp2.920
PT. KAS Rp2.860
PT. MPRA Rp2.960
PT. DDP Rp2.960
PT. GSS Rp2.920
PT. BMK Rp2.960
Dari data tersebut, harga tertinggi berada di level Rp2.960 per kilogram yang diterapkan oleh PT. MPRA, PT. DDP, dan PT. BMK. Sementara harga terendah tercatat Rp2.860 per kilogram.
Dwi Anggi Saputra

















