“Kalau pengendara motor trail tadi dari arah Kota Bengkulu kalau lawannya dari arah Tais mobil Daihatsu Sigra,” terang Mikel warga Kelurahan Talang Dantuk.

Sedangkan menurut keterangan sang sopir Daihatsu Sigra, Nopri Arizan, pasca kejadian dirinya langsung berputar arah menuju Polres Seluma.
“Saya tidak bermaksud melarikan diri, tapi tadi mau langsung mengamankan diri ke Polres, karena kondisi jalan sedang ramai padat kendaraan jadi saya cari tempat mobil untuk berputar,” tutur Nopri Arizan.
Lanjutnya, sebelum terjadi kecelakaan maut, korban sudah terjatuh lebih dulu lantaran diduga bersenggolan sesama pengendara sepeda motor.
“Korban tadi sudah jatuh ke aspal duluan, kebetulan saya pas lewat tidak bisa menghindar lagi karena jarak sudah dekat,” tambahnya.
Sementara itu, warga sekitar yang melihat korban terkapar di tengah jalan, langsung melarikan korban ke RSUD Tais untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun sesampainya di RSUD Tais, nyawa korban sudah tidak bisa lagi diselamatkan, akibat mengalami gegar otak, setelah helm yang dikenakan rusak.
















