Menurutnya, kepatuhan tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah taat pajak.
Pajak yang dibayarkan akan kembali kepada rakyat melalui program Bantu Rakyat, pembangunan infrastruktur Jalan Mulus, serta layanan Ambulans Gratis yang seluruhnya untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Program Samsat Desa turut melibatkan sejumlah mitra pelayanan guna memastikan proses berjalan cepat, tertib, dan akuntabel.
Harapannya, kolaborasi ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bengkulu, Hadiyanto, menjelaskan bahwa Samsat Desa merupakan inovasi pelayanan untuk meningkatkan kemudahan dan efisiensi.
“Seluruh proses pelayanan berlangsung cepat, estimasinya hanya sekitar dua hingga lima menit.
Jika masyarakat mengalami kendala, petugas kami siap membantu agar pelayanan semakin mudah dan pendapatan daerah dapat meningkat,” jelasnya.
Kehadiran Samsat Desa pun disambut positif oleh masyarakat.

















