Seluma – Pasca terjadi insiden berdarah di Desa Tebat Sibun Kecamatan Talo Kecil pada Minggu (15/03) dini hari.
Tim gabungan yang terdiri petugas Satpol, Polsek Talo dan Polres Seluma akhirnya melaksanakan pembongkaran dan pembakaran warung remang-remang pada Selasa siang (17/3).

Plt. Kasat Pol PP Seluma Hendarsyah menegaskan pembongkaran warung remang-remang ini, menindaklanjuti adanya laporan masyarakat setempat yang sudah lama resah.
“Hari ini tidak ada lagi namanya warung remang-remang yang berjualan minuman keras dan praktek prostitusi di Kabupaten Seluma.
Warung remang-remang sudah kita bongkar dan kita musnakan supaya tidak ada lagi tempat maksiat yang justru menimbulkan mudarat dari pada manfaatnya,” tegas Hendarsyah.

Selain ituu, keberadaan warung remang-remang ini m sudah merusak generasi muda, terutama anak-anak pelajar yang sudah terpengaruh minuman keras, hingga terjangkit penyakit kelamin (spilis).
“Kita sangat prihatin, keberadaan warung remang-remang ini ternyata sudah merambah anak-anak sekolah, dan itu menjadi tugas kita bersama untuk mencegah,” tambahnya.
Pembongkaran warung remang-remang ini mendapat apresiasi anggota DPRD Seluma, Camat dan Kades Tebat Sibun.

















