Nasional – Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah alat negara di bidang pertahanan. Anggota TNI memiliki tugas untuk menjaga kedaulatan, mempertahankan keutuhan wilayah, dan melindungi segenap bangsa Indonesia dari berbagai ancaman.
TNI terdiri dari tiga matra utama, yakni Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).
Memiliki tugas yang sangat krusial bagi negara, tentu saja masuk TNI tidak bisa sembarangan. Untuk dapat masuk dan menjadi seorang TNI, sahabat Camkoha harus melalui serangkaian seleksi ketat.
Tahapan seleksi masuk TNI meliputi persyaratan administrasi, kesehatan jasmani dan rohani, serta tes fisik, akademik, psikologi, dan wawancara. Berikut rinciannya:
1. Administrasi
Tahapan ini adalah tahapan pemeriksaan berkas bagi pendaftaran calon prajurit. Jika seleksi administrasi lulus, maka peserta bisa mengikuti tahapan selanjutnya.
2. Kesehatan
– Kesehatan Umum
Pada tahapan pemeriksaan Kesehatan umum, peserta akan dicek tensi, berat badan, tinggi badan, nadi, penyakit dalam, bedah, THT, rontgen, dan jantung (EKG).
– Laboratorium
Kemudian akan dilanjutnkan dengan pemeriksaan darah dan urin untuk mendeteksi penyakit dan kondisi kesehatan lainnya, seperti HBSAG, VDRL, HCV, HIV.
– Kesehatan Jiwa
Sebagai prajurit negara, tentu saja tahapan pemeriksaan kejiwaan penting dilakukan. Pemeriksaan ini khusus untuk menilai kondisi kejiwaan calon prajurit.
3. Kesamaptaan Jasmani
– Lari 12 Menit
Untuk mengukur daya tahan kardiovaskular.
– Pull-up/Chinning
Tes angkat beban tubuh (pull-up untuk pria, chinning untuk wanita).
– Sit-up
Mengukur kekuatan otot perut.
– Push-up
Mengukur kekuatan otot lengan dan bahu.
– Shuttle Run (Lari Angka 8/Bolak-Balik)
Menguji kelincahan dan kecepatan.
– Renang
Tes kemampuan berenang.
4. Psikologi
Menjadi seorang prajurit negara tentu saja membutuhkan tahapan tes psikologi. Tes ini berguna untuk mengukur kemampuan mental, kepribadian, kecerdasan, minat, dan ketahanan calon prajurit.
Materi meliputi tes logika antara lain adalah penalaran, gambar (misal: gambar pohon dan orang), tes kepribadian (misal: EPPS, Wartegg), dan tes hitung.
5. Akademik
Nah, tahapan yang tak kalah krusial adalah tes akademik atau tes tertulis yang mencakup enam materi utama. Berikut ini adalah materi tes masuk TNI:
– Matematika
– Bahasa Inggris
– Bahasa Indonesia
– Pengetahuan Alam
– Pengetahuan Umum
– Wawasan Kebangsaan
6. Litpers / Mental Ideologi
Pemeriksaan ini dilakukan secara tertulis dan wawancara untuk menggali pemahaman dan kesetiaan calon terhadap negara.
7. Keahlian (untuk jalur tertentu)
Tes Kompetensi Keahlian (TKK) ini diperlukan jika mengikuti jalur keahlian, keagamaan, atau atlet.
Semoga informasi ini bermanfaat, ya!
Putri Nurhidayati

















