Bengkulu Tengah – Kondisi jalan raya Bengkulu-Kepahiang, tepatnya di kawasan Liku Sembilan Desa Tanjung Heran Kecamatan Taba Penanjung Bengkulu Tengah, sangat licin akibat tumpahan CPO atau minyak kelapa sawit.
Tumpahnya CPO dari sebuah truk tangki ini terjadi pada Senin petang (18/8), tepatnya di Kilometer 40 Liku Sembilan. Tumpahan minyak terus membasahi aspal yang menyebabkan licin dan menjadi sangat berbahaya bagi pengendara.
Atas tumpahnya minyak CPO di kawasan Liku Sembilan ini, Polres Bengkulu Tengah langsung mengeluarkan imbauan agar pengendara berhati-hati dalam melintasi lokasi tumpahnya minyak CPO ini.
Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP. Totok Handoyo melalui Kasat Lantas, Iptu. Junita Anggraini menjelaskan di titik tumpahnya minyak CPO ini diberlakukan sistem buka tutup, baik dari arah Kota Bengkulu maupun dari arah Kepahiang.

“Kami mengimbau agar pengendara lalu lintas untuk waspada saat melintas di KM 40 kawasan Liku Sembilan. Hal ini dikarenakan adanya tumpahan minyak CPO di jalan,” ujar Kasat Lantas Polres Bengkulu Tengah.
“Pengendara juga diminta mengikuti arahan petugas Satlantas Polres Bengkulu Tengah, dikarenakan saat ini diberlakukan rekayasa arus lalu lintas,” tambah Kasat Lantas.
Cuaca hujan gerimis yang sempat melanda kawasan Liku Sembilan, semakin membuat aspal jalan menjadi semakin licin, hingga cukup membahayakan kendaraan yang melintas, khususnya kendaraan roda dua.
Sementara untuk kendaraan roda enam ataupun lebih belum diperbolehkan melintas, dikarenakan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Sopir kendaraan roda enam yang sudah berasa di Liku Sembilan, disarankan beristirahat sejenak di rest area.
Kendaraan tangki yang menumpahkan minyak CPO ke jalan ini, masih belum bisa dievakuasi dari tengah jalan. Truk tangki ini masih berada di jalan yang menanjak, hingga terhenti sementara waktu.
Harri Sutriansyah

















