Bengkulu Utara – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Bengkulu Utara.
Rumah milik Supardi (70), seorang petani di Desa Fajar Baru, Kecamatan Ketahun, pada Kamis (28/8/2025) sekitar pukul 10.30 WIB rata dengan tanah.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama Satuat (60), yang melihat kobaran api dari ruang tengah rumah korban.
Warga sekitar sempat berusaha melakukan pemadaman secara manual, namun api cepat membesar karena bangunan rumah terbuat dari kayu.
Hanya dalam waktu singkat, rumah tersebut rata dengan tanah. Beruntung, saat kejadian pemilik rumah sedang tidak berada di tempat.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp70 juta.

Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Bengkulu Utara, Aan Alamsyah, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.
“Peristiwa kebakaran ada terjadi di Desa Fajar Baru. Namun laporannya tidak masuk ke pihak pos Damkar Ketahun, jadi memang tidak ada anggota yang ke lokasi,” ujar Aan.
Aan mengimbau agar masyarakat maupun pemerintah desa dapat segera melapor jika diketahui adanya peristiwa kebakaran.
Hal ini untuk mencegah terjadinya perluasan dampak kebakaran.
“Kita imbau pemerintah desa dan masyarakat, agar segera melapor jika terjadi kebakaran,” ujar Aan.
Aan juga mengimbau agar masyarakat dapat melakukan tindakan antisipasi dan pencegahan terhadap apa saja hal yang berpotensi menyebabkan terjadinya kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan instalasi listrik maupun sumber api di rumah dalam kondisi aman, agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
(Novan Alqadri)
















