
Hasil Pemeriksaan Kesehatan
Di tengah angka kasus HIV di Kota Bengkulu yang saat ini sudah menembus 1.216 orang, keberadaan wanita penghibur dan aktivitas di tempat hiburan malam menjadi perhatian serius.
Tim medis dari Dinas Kesehatan pun langsung melakukan screening HIV di tempat bagi penyedia jasa maupun pengunjung.
Kadis Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, mengungkapkan temuan yang mengkhawatirkan dari hasil pemeriksaan tersebut.
“Dari puluhan sampel skrining yang diambil, ditemukan dua sampel reaktif pada pengunjung laki-laki.
Reaktif tersebut ada dua kemungkinan, yaitu HIV atau Sifilis yang saat ini masih kami dalami lebih lanjut,” tegas Nelli.
Selain menyasar tempat hiburan, sosialisasi ini juga menekankan larangan bagi anak pelajar berada di luar rumah pada malam hari.

Para Lurah diinstruksikan untuk memperbanyak salinan SE Wali Kota agar aturan ini sampai ke tingkat lingkungan terkecil.
Melalui sinergi lintas instansi ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap seluruh pelaku usaha mematuhi aturan demi menciptakan situasi kota yang aman, kondusif, dan sehat sepanjang bulan suci.















