Nasional – Siapa Salsa Erwina Hutagalung yang menantang Ahmad Saroni debat profesional. Lewat akun Instagramnya, Salsa Salsa Erwina Hutagalung ramai mendapat dukungan masyarakat.
Salsa yang mengajak Ahmad Saroni berdebat ini merupakan seseorang yang pernah mengikuti perlombaan debat kelas dunia di Berlin pada tahun 2012.
Tantangan debat itu keluar dari Salsa yang merespons ucapan Ahmad Sahroni yang menyebut rakyat yang ingin membubarkan DPR sebagai “tolol” karena heboh dengan soal tunjangan rumah dinas anggota DPR.
Namun debat ini diprediksi tidak akan terjadi, karena Ahmad Saroni menolak untuk berdebat dengan Salsa.
Salsa menyebutkan jika ia kalah dalam perdebatan, maka ia akan mendukung sepenuhnya mengenai tunjangan tersebut.
Namun, jika Sahroni kalah, ia meminta untuk tunjangan DPR harus dibatalkan.
“Yang ngatain rakyat tolol, sini aku tantang debat kamu @ahmadsahroni88 dari partai @official_nasdem. Kita buktikan siapa yang sebenernya tolol dan tidak bekerja untuk kepentingan rakyat!
Kita pilih juri debat profesional kalo bisa yg internasional, disaksikan seluruh masyarakat Indonesia. Berani? Bertanggung jawab sama kata2 kamu ngatain bos yang bayar gaji kamu “tolol”. Namanya gak tau diri, duitnya diembat, dikatain, manusia maruk bin gak tau diri,” tulis keterangan dalam video unggahan di akun Instagramnya.
Tak hanya di akun Instagramnya, Salsa juga diketahui menantang Ahmad Sahroni lewat video di akun TikTok nya, @salsaerwina, pada 26 Agustus 2025.
Sudah berani mewakili perasaan masyarakat Indonesia, lantas siapa sosok Salsa Erwina Hutagalung?
Profil Salsa Erwina
Selain dikenal sebagai Influencer yang aktif menyuarakan opini, ia juga merupakan seorang analisis sosial, dan puisi melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram.
Bukan tanpa isi, berani mewakili suara hari rakyat, Salsa rupanya memiliki segudang prestasi akademik di dalam hingga luar negeri, di antaranya ialah:’
- Juara lomba debat se–Asia Pasifik di Nanyang Technological University, Singapura (2014).
- Mewakili Indonesia di World Debating Championship di Berlin, Jerman (2012), hingga babak perempat final
- Dinobatkan sebagai mahasiswa berprestasi (UGM) pada tahun 2014.
Tak hanya sebatas itu, Salsa juga pernah menjabat sebagai Head of Growth di iPrice Group, yang menunjukkan ketertarikannya pada topik personal development melalui tulisannya di Medium.
Kini Salsa tinggal di Aarhus, kota terbesar kedua di Denmark. Di sana ia memiliki profesi mentereng bergabung dalam perusahaan Vertas.
Perusahaan Vertas merupakan produsen, penjual, pemasang, dan penyedia layanan turbin angin asal Denmark yang didirikan pada tahun 1945.
Melalui akun X (Twitter) miliknya, Salsa menyebut jika dirinya sebagai humanist dan calon filantropis dengan kecenderungan terhadap perkembangan diri, literasi keuangan, psikologi, dan ekonomi.
Ia juga dikenal menjadi host podcast “Jadi Dewasa 101” dan founder dari channel atau akun dengan nama serupa.
Terlepas dari sosoknya yang bukan merupakan orang sembarangan, saat ini Salsa Erwina juga sudah mencuri perhatian publik dan mendapatkan ramai dukungan setelah berani mengajak debat anggota DPR RI, Ahmad Sahroni.
Salsa menilai DPR sering bersikap defensif terhadap fasilitas dan tunjangan, tapi kurang terlihat galak dalam menyuarakan kinerja dan hasil nyata untuk rakyat.
Namun yang membuat panjang tantangan ini adalah, pengakuan Ahmad Sahroni melalui akun instagramnya @ahmadsahroni88 mengenai penyampaiannya jika ia tidak akan meladeni orang yang mengajaknya debat.
Dalam unggahan Instagram nya, Ahmad Sahroni menanggapi tantangan tersebut bak bercandaan dan mengaku ingin bertapa terlebih dahulu.
“Ane ga akan ladenin org yg ajak debat ane, ane mau bertapa dl biar pinter krn ane masih bloon. ane ini masih bego,” tulis dia di unggahan Instagramnya.
Selain menolak tantangan Salasa, ia juga sempat mengunggah foto Salsa yang sedang berbicara di media televisi.
“Jauh yah ibu ini … lg Lomba debat di denmark yah ?? selamat ya bu semoga debatnya menang dan terus menang… Ibu juara dan juara,” tulisnya.
Bagaimana, apakah sahabat Camkoha tim yang akan mendukung Salsa atau tim yang tidak ingin ambil pusing mengenai tunjangan rumah dinas anggota DPR hingga Rp 50 juta?
(Putri Nurhidayati)

















