Bengkulu Utara – Staf Ahli Bidang Ekonomi Sosial dan Budaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Trian Yunanda, bersama rombongan melakukan kunjungan langsung ke Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, Sabtu (20/9).
Dalam kunjungan tersebut, Trian yang juga Ketua Tim Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), menyampaikan kepastian pembangunan KNMP di Pulau Enggano yang akan segera berjalan.
Trian mengungkapkan, berdasarkan Keputusan Menteri KKP Nomor 55 tahun 2025, terdapat 65 wilayah yang ditetapkan sebagai lokasi pembangunan KNMP tahap pertama dari target 100 lokasi di tahun 2025.
Dua daerah di Provinsi Bengkulu yang masuk dalam tahap pertama adalah Kabupaten Seluma dan Kabupaten Kaur.
Sementara itu, Kabupaten Bengkulu Utara akan masuk dalam pembangunan KNMP tahap dua.
Pihak KKP menargetkan penuntasan survei sosial ekonomi dan perencanaan kegiatan pada awal Oktober 2025 sehingga pekerjaan fisik dapat segera dilaksanakan.

Pembangunan tahap dua ini ditargetkan rampung paling lambat pada Maret 2026.
“Kita di tahap dua ini menunggu proses anggarannya masuk ke dalam DIPA kita. Begitu keluar nanti langsung kita kerjakan di sini. Tahap dua ini pembangunannya dimungkinkan sampai dengan Maret 2025,” sampai Trian.
Sekretaris Daerah Bengkulu Utara, Fitriyansyah, menyampaikan apresiasi atas kepastian pembangunan KNMP di Enggano.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten telah melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang diminta oleh pihak Kementerian.
Adapun Item usulan pembangunan sudah disesuaikan dengan kondisi riil di Kepulauan Enggano. Setelah beberapa kali dilakukan sinkronisasi, kebutuhan pembangunan difokuskan di Desa Kahyapu.
“Kita mendapat kepastian Insyaa Allah di Oktober pekerjaan kampung nelayan merah putih di Enggano mulai dilaksanakan. Untuk persyaratan Alhamdulillah kita sudah lengkap. Mohon doanya ini semua bisa berjalan dengan lancar,” ujar Fitriyansyah.
Untuk pembangunan KNMP Enggano ini, dianggaran sebesar Rp25 miliar yang dialokasikan pada dua titik lokasi di Desa Kahyapu dengan luas lahan 1,9 hektare dan 2.750 meter persegi.
Ada 16 item pembangunan yang diusulkan meliputi:
1. Kantor pengelolaan koperasi Desa Merah Putih dan sarana prasarana
2. Pembangunan sentra kuliner
3. Penyediaan kios perbekalan melaut
4. Miniplan pengolahan dan sarana prasarana
5. Instalasi penerangan umum, MCK, dan sarana air bersih
6. Pembangunan/perbaikan jalan kawasan
7. Pembangunan pabrik es dan chest freezer
8. Tempat perbaikan alat tangkap
9. Fasilitasi docking kapal nelayan
10. Perbaikan dan pembangunan tambatan perahu
11. Turap (dinding penahan tanah)
12. Sarana air bersih
13. Peningkatan akses jalan sentra nelayan dan drainase
14. Gerbang dan landmark KNMP
15. Kapal perikanan 5 GT, mesin kapal, dan alat tangkap ramah lingkungan
16. Coolbox
Dengan kepastian ini, pembangunan KNMP di Pulau Enggano diharapkan dapat mendorong penguatan sektor kelautan dan perikanan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan setempat.
(Penulis: Novan Alqadri)

















