Nasional – Sebagai pemilik kendaraan, kamu perlu merawat motor matic agar performa tetap optimal.
Pada dasarnya, setiap komponen di kendaraan bermotor perlu mendapatkan perawatan atau servis secara berkala, termasuk Continously Variable Transmission (CVT).
Sebenarnya, servis motor tidak melulu harus ke bengkel. Karena sebetulnya bisa menservis kendaraannya sendiri di rumah.
Sebagai informasi, CVT berfungsi untuk sebagai alat penggerak otomatis pada motor matic.
Jadi, dengan keberadaan transmisi otomatis, pengendara tak perlu memindahkan gigi karena transmisi bekerja secara otomatis lewat mekanisme yang dijalankan.
Cara Bersihkan Sendiri Filter CVT Motor Matic
Berikut ini adalah cara untuk membersihkan sendiri filter CVT motor matic :
1. Pertama-tama filter CVT-nya dibuka dengan kunci T 10 mm, lalu dicopot dan dibersihkan.
2. Setelah dibuka, maka bisa terlihat filter CVT yang berbentuk busa penuh dengan kotoran
3. Untuk membersihkan kotoran ini, maka sediakan bensin di dalam sebuah wadah
4. Setelah itu, masukan filter dan remas-remas hingga bersih
5. Kemudian, setelah kering, lumasi lagi bagian ini dengan sedikit oli. Sebab oli bisa mencegah debu dan kotoran lain masuk.
Perawatan CVT Motor Matic
Berikut ini adalah perawatan CVT motor matic yang perlu kamu ketahui:
1. CVT harus bebas dari debu, oli dan air
Apabila CVT berdebu dan terdapat air serta oli, maka bisa mengakibatkan licin dan berbunyi serta menghambat laju kendaraan.
Hal itu membuat putaran mesin tidak bisa diteruskan ke roda belakang. Benar sekali, akibatnya akselerasi tenaga akan hilang.
2. Memperhatikan perawatan pada komponen CVT terutama filter CVT
Filter CVT bisa saja terkena air hujan ketika musim hujan dan bisa berdebu saat musim kemarau.
Maka dari itu, jangan lupa lakukan pengecekkan dan pembersihan filter CVT setiap 1.000 km.
3. Lakukan service CVT wajib di 10.000 km
Hal ini adalah untuk pemeriksaan dan pembersihan komponen CVT supaya akselerasi lebih smooth atau lembut.
Bahkan, sejumlah bagian CVT membutuhkan pelumasan, jadi selalu berikan grease atau gemuk guna meminimalisir gesekan berlebih.
4. Penggantian V-belt wajib dilakukan di 24.000-25.000 km
Hal ini bertujuan supaya performa lebih optimal dan harga lebih hemat gantilah dengan CVT KIT (V-Belt, Roller, dan Grease).
5.Cek dan Ganti Oli
Lakukan pengecekan dan penggantian oli mesin di 2.000-3.000 km, sedangkan oli gear di 9.000-10.000 km.
Putri Nurhidayati














