Nasional – Jawa Timur salah satu provinsi terbesar di Indonesia. Tidak hanya memiliki wilayah yang luar, Jawa Timur juga berhasil membangun ekonomi yang cukup baik.
Dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur, banyak yang bertanya kabupaten atau kota yang mana yang paling kaya? Berikut ini data terbarunya.
Untuk diketahui data BPS tahun 2023 menunjukkan PDRB per kapita Jawa Timur sebesar Rp71,122 juta. Jika dibandingkan dengan provinsi lainnya di Pulau Jawa kecuali DKI Jakarta jadi tertinggi atau bisa dibilang jadi provinsi terkaya di Pulau Jawa setelah DKI Jakarta.
Perlu dipahami penyebutan kabupaten kota terkaya ini mengacu pada besar PDRB per kapita, yang dijadikan salah satu indikator untuk menentukan apakah suatu wilayah masuk sebagai daerah kaya atau tidak
Dari 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, ada 10 daerah yang tergolong kabupaten dan kota yang kaya, jika dilihat dari besar PDRB per kapita yang dirilis oleh BPS tahun 2023.
Banyak yang mengira jika Kota Surabaya merupakan kota terkaya se-Jatim, meskipun masih masuk sebagai kota kaya di Jawa Timur tetapi tidak berada di urutan pertama.
Nomor 1 daerah terkaya di Jawa Timur adalah kota yang dipimpin oleh kepala daerah termuda yang memiliki harta kekayaan sebesar Rp2,24 miliar yang tidak lain adalah Kota Kediri.
Kota Kediri telah resmi dipimpin oleh Vivanda Prameswati untuk periode 2025-2030 atau dalam lima tahun ke depan.
Sosok Vivanda Prameswati menjadi sorotan karena dinilai sebagai walikota termuda se-Indonesia.
Walikota Kediri periode 2025-2030 ini lahir di Surabaya pada 12 Juni 1998 dan ketika dilantik baru berusia 26 tahun 8 bulan.
Besar PDRB per kapita Kota Kediri yang dirilis oleh data BPS tahun 2023 sebesar Rp541,069 juta dan jadi yang tertinggi nomor 1 di Jatim.
Setelah Kota Kediri, daerah terkaya nomor 2 di Jawa Timur dipegang oleh Kota Surabaya dengan PDRB per kapita Rp245,685 juta berdasarkan data BPS tahun 2023.
Selengkapnya berikut ini 10 kabupaten kota terkaya di Jawa Timur berdasarkan PDRB perkapita tahun 2023.
10 Kabupaten Kota Terkaya di Jawa Timur
1. Kota Kediri, PDRB per kapita Rp541,069 juta
Kediri merupakan kota ketiga terbesar di Jawa Timur setelah Surabaya dan Malang. Berdasarkan data BPS, PDRB per kapita Kota Kediri Rp541,11 juta.
Nilai PDRB Kota Kediri atas dasar harga pada 2023 mencapai Rp159,75 triliun. Sementara, secara nominal, nilai PDRB naik Rp6,97 triliun dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp152,78 triliun rupiah.
Dilansir BPS, selama 2023, ekonomi Kota Kediri tumbuh positif sebesar 1,92 persen. Secara umum, penopang utama perekonomian Kota Kediri adalah industri pengolahan.
2. Kota Surabaya, PDRB per kapita Rp245,685 juta
BPS menyebut PDRB per kapita Kota Surabaya sebesar Rp204,92 juta. Nilai PDRB Kota Surabaya atas dasar harga pada 2023 mencapai Rp715,29 triliun.
Sementara, secara nominal, nilai PDRB naik sebesar Rp59,68 triliun dibandingkan pada 2022 yang mencapai Rp655,6 triliun.
Perekonomian Surabaya ditopang oleh sektor lapangan usaha di bidang produksi dan jasa. Mulai dari perdagangan besar dan eceran, reparasi kendaraan, industri pengolahan, hingga konstruksi.
3. Kabupaten Gresik, PDRB per kapita Rp130,527 juta
PDRB per kapita Kabupaten Gresik sebesar Rp109,31 juta. Nilai PDRB Kabupaten Gresik atas dasar harga pada 2023 mencapai Rp179,07 triliun.
Secara nominal, nilai PDRB meningkat sekitar Rp12,16 triliun dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai 163,91 triliun.
Selama lima tahun terakhir (2019-2023), struktur perekonomian Kabupaten Gresik didominasi oleh lima lapangan usaha.
Di antaranya industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, reparasi kendaraan, hingga pertambangan dan penggalian.
4. Kabupaten Sidoarjo, PDRB per kapita Rp127,382 juta
PDRB per kapita Kabupaten Sidoarjo sebesar Rp100,69 juta. Nilai PDRB Kabupaten Sidoarjo atas dasar harga pada 2023 mencapai Rp273,64 triliun.
Secara nominal, nilai PDRB ini meningkat sebesar Rp28,50 triliun dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp245,14 triliun.
Menurut BPS, struktur perekonomian Kabupaten Sidoarjo tidak banyak berubah dalam lima tahun terakhir. Perekonomian masih didominasi oleh sektor pengolahan.
Pada 2023, dengan nilai PDRB atas dasar harga berlaku sebesar Rp133,05 triliun, sektor industri menyumbang 48,61 persen terhadap total PDRB Kabupaten Sidoarjo.
5. Kabupaten Pasuruan, PDRB per kapita Rp113,683 juta
PDRB per kapita Kabupaten Pasuruan sebesar Rp97,50 juta. Nilai PDRB Kabupaten Pasuruan atas dasar harga pada 2023 mencapai Rp186,95 triliun.
Secara nominal, nilai PDRB ini naik Rp14,29 triliun dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai Rp172,65 triliun.
Industri pengolahan menjadi penopang utama perekonomian Kabupaten Pasuruan pada 2023.
Industri ini menyumbang 60,42 persen terhadap total PDRB Kabupaten Pasuruan.
Sementara, sektor lainnya yang menopang perekonomian meliputi industri konstruksi, perdagangan besar dan eceran, reparasi kendaraan, hingga pertanian dan perikanan.
6. Kota Malang, PDRB per kapita Rp107,542 juta
7. Kota Batu, PDRB per kapita Rp93,214 juta
8. Kabupaten Mojokerto, PDRB per kapita Rp91,112 juta
9. Kota Madiun, PDRB per kapita Rp86,285 juta
10. Kabupaten Bojonegoro, PDRB per kapita Rp74,242 juta
Putri Nurhidayati

















