Nasional – Berkat perkembangan teknologi, semuanya yang terlihat sulit akan mudah diselesaikan dengan sentuhan teknologi, seperti pembangunan tol bawah laut.
Tahapan yang paling menarik perhatian dari proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah rencana pembuatan Tol Bawah Laut atau yang dikenal dengan Immersed Tunnel.
Meskipun proyek ini belum akan terealisasi dalam waktu dekat, akan tetapi perkiraan lokasinya adalah berada setelah ujung Tol IKN Seksi 3B, dengan belokan ke arah kanan.
Diejelaskan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur Hendro Satrio Kamaluddin, jika immersed tunnel merupakan proyek ambisius yang akan menjadi terowongan di bawah laut.
“Proyek ini sepertinya belum dalam jangka waktu dekat ini,” ujarnya.
Yang menjadi penghambat utama belum bisa terealisasinya proyek ini adalah biaya pembangunan yang sangat besar, karena hongos konstruksinya lebih tinggi ketimbang bangun terowongan di daratan.
Dijelaskan Hendro, jika saat ini, pemerintah masih menunggu dan membuka untuk pintu lebar-lebar bagi potensi kerja sama dari para investor.
Jadi, meskipun visi untuk memiliki tol bawah laut di IKN sangat kuat, namun untuk realisasinya tetap akan bergantung pada ketersediaan pendanaan besar, baik dari pinjaman luar negeri maupun investasi swasta.
Sehingga, proyek ini diharapkan dapat menjadi salah satu ikon dari IKN di masa depan, yang tidak hanya menghubungkan dua sisi kawasan dengan efisien, tetapi juga menjadi mahakarya teknik sipil.
Sementara itu, selain IKN, sebelumnya juga ada beberapa negara yang telah merealisasikan pembuatan tol di bawah air, bahkan di bawah laut sebagai sarana transportasi. Diantaranya adalah berikut ini:
1. Kanada
Pertama ada Kanada, Terowongan George Massey menjadi satu-satunya terowongan jalan di bawah permukaan laut di negara tersebut.
Dibangun pada tahun 1957, terowongan George Massey juga tercatat sebagai terowongan pertama di British Columbia yang menggunakan teknologi immersed tube dengan panjang 0,6 km.
2. Amerika Serikat
Kemudian Amerika Serikat juga memiliki Terowongan Ted Williams, ini adalah jalan tol di bawah laut yang ada di Kota Boston.
Pada tahun 1995, terowongan ini mulai beroperasi dan berfungsi untuk menghubungkan Logan International Airports dan South Boston yang membentang sepanjang 3,5 km.
3. Mesir
Terowongan Ahmed Hamdi, yakni terowongan mobil di Mesir dengan panjang 1,63 km di bawah Terusan Suez di Shallufa.
Terowongan ini pertama kali dibuka pada tahun 1981 dan diberi nama Ahmed Hamdi guna mengenang seorang jenderal Mesir. Kemudian pada tahun 1992, terowongan Ahmed Hamdi mulai dioperasikan sebagai jalur transportasi yang menghubungkan Semenanjung Sinai Asia ke Kota Suez.
4. Jepang
Jepang adalah salah satu negara yang terkenal dengan kemajuan teknologinya di Asia. Maka, tak heran jika Jepang menjadi salah satu negara yang memiliki tol bawah laut yang diberi nama Tokyo Bay Aqua-Line.
Tokyo Bay Aqua-Line digunakan untuk menghubungkan Kota Kawasaki dengan Kota Kisarazu. Lintasan ini terdiri dari jembatan sepanjang 4,4 km dan terowongan bawah laut sepanjang 9,6 km.
5. Norwegia
Norwegia diketahui memiliki banyak terowongan bawah laut yang digunakan sebagai jalur transportasi. Seperti Terowongan Flekkeroy dengan panjang 2,3 km yang terletak di laut paling selatan Norwegia.
Kemudian, ada juga Terowongan Vardo yang dibuka pada tahun 1982 dengan panjang 2,8 km yang berada di bawah selat Bussesundet.
6. Singapura
Menjadi salah satu negara maju di kawasan Asia Tenggara, membuat Singapura juga memiliki tol bawah laut, yakni Tol Pesisir Marina yang menjadi terowongan bawah laut pertama yang dimiliki negara ini.
Dibangun mulai pada tahun 2008, tol sepanjang 5 km ini telah beroperasi setelah empat tahun masa pembangunan. Selain itu, tol bawah laut ini menjadi jalan tol terpanjang sejauh ini yang dimiliki Singapura.
7. China
Terakhir ada China, negara ini juga memiliki tol bawah laut yang bernama Terowongan Qingdao Jiaozhou Bay yang melintasi bawah teluk Jiaozhou dan menghubungkan Huangdao dengan kota Qingdao.
Dibuka pada tahun 2011, Terowongan Qingdao Jiaozhou Bay memiliki jalur dengan panjang 5,55 km dan terdapat 6 jalur kendaraan yang bisa dilewati.
Bagaimana, apakah sahabat Camkoha setuju jika tol bawah laut juga dibangun di IKN sebagai moda transportasi?
Putri Nurhidayati

















