Bengkulu – Seorang pemilik salon di Kota Bengkulu, Ely Destiana warga Kelurahan Kebun Beler melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke pihak kepolisian.
Menurut Ely, pelakunya tetangganya sendiri usai terjadi cekcok hanya karena menelepon di rumah.
Diceritakan Ely, awal mula pemukulan itu ketika dia melakukan panggilan video sambil masak di dapur. Setelah itu, ia juga melanjutkan percakapan melalui telepon dengan pacarnya.
Namun ternyata suara Ely menelpon itu mengganggu tetangganya. Kondisi rumah Ely, bagian dapur rumahnya memang hanya dipisahkan dinding triplek dengan dapur rumah terlapor.

Karena hanya dibatasi dinding triplek, suara Ely yang ketika itu sedang menelpon juga masuk ke rumah terlapor. Tidak lama kemudian terlapor menegur Ely dan meminta Ely tidak terus-menerus berbicara melalui telepon.
Walaupun sudah ditegur, Ely ternyata tetap melanjutkan percakapannya di telepon. Saat itulah ternyata terlapor justru memutar musik dengan menggunakan speaker dengan suara cukup keras.

















