Bengkulu – Industri perhotelan di Kota Bengkulu kian berkembang dengan hadirnya Alena Boutique Hotel.
Lokasinya berada di Jalan Mayjen Sutoyo, Kelurahan Tanah Patah Kota Bengkulu.
Hotel ini berdiri dengan mengangkat tema perpaduan budaya Suku Serawai dan Jawa.
Serawai merupakan salah satu Suku terbesar yang ada di Provinsi Bengkulu dan mayoritas masyarakat Suku Serawai mendiami wilayah Seluma, Bengkulu Selatan dan Kaur.
Direktur Aena Boutique Hotel Bengkulu, Muhammad Hanif Abrar menyampaikan bahwa nama Alena berasal dari bahasa lain yang berarti cahaya.
Alena Hotel diharapkan menjadi pendatang baru industri perhotelah yang bercahaya di Kota Bengkulu.
Tampak barisan tamu undangan yang hadir dalam peresmian Alena Boutique Hotel, mulai dari Bupati Bengkulu Selatan, perwakilan Pemprov Bengkulu, Direktur RBMG Hj. Nurbaiti, GM Bengkulu Ekspres Hadi serta GM RBTV Muhammad Tasron.
Alena Boutique Hotel hanya memiliki 15 kamar tidur dengan berbagai tipe dan keunikan khas masing-masing kamar.
Muhammad Hanif Abrar mengatakan untuk hotel ini sengaja dibuat dengan konsep berbeda dari yang lain dengan tidak menonjolkan fasilitas seperti kolam renang dan yang lain.

















