<strong>Bengkulu</strong> - Delapan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP se-Provinsi Bengkulu menolak hadir dalam Musyawarah Wilayah ke-10 Partai Persatuan Pembangunan. Muswil seyogyanya akan digelar Kamis, 5 Februari 2026 disalah satu hotel kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu. Delapan pengurus DPC PPP se-Provinsi Bengkulu saat konfrensi pers dengan tegas menyatakan sikap menolak untuk hadir dalam Muswil ke-10 PPP. Penolakan bukan tanpa alasan, mereka menilai Muswil tersebut cacat secara AD/ART. <h3>8 DPC PPP yang Menolak Hadir Muswil ke-10 PPP Provinsi Bengkulu</h3> <ol> <li>DPC PPP Bengkulu Tengah,</li> <li>DPC PPP Kepahiang,</li> <li>DPC PPP Lebong,</li> <li>DPC PPP Kaur</li> <li>DPC PPP Kota Bengkulu yang memiliki kepengurusan penuh,</li> <li>DPC PPP Bengkulu Selatan,</li> <li>DPC PPP Seluma</li> <li>DPC PPP Rejang Lebong</li> </ol> <h3><img class="alignnone size-full wp-image-11412" src="https://camkohatv.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-05-at-12.22.22.jpeg" alt="" width="1600" height="900" /></h3> <h3>Alasan Menolak Muswil ke-10 PPP Provinsi Bengkulu</h3> Ketua DPC PPP Bengkulu Tengah, Fepi Suheri mengatakan , delapan DPC menolak Muswil karena ada dualisme perintah dari pengurus pusat. Perintah pelaksanaan Muswil ke-10 PPP Provinsi Bengkulu hanya ada tanda tangan ketua dan wakil ketua.<!--nextpage--> Sementara perintah Sekjend memerintahkan untuk menunda Muswil. Sehingga sesuai AD/ART partai, seyogyanya menunda pelaksanaan karena perintah harus ada tanda tangan Ketua dan Sekretaris Partai. <blockquote>"Kami bukan kubu mana pun, tapi yang kami minta partai ini solid tanpa adanya konflik ditubuh partai," sampai Fepi Suheri dalam konferensi pers di kawasan kelurahan penurunan, Kamis (5/2).</blockquote> Terkait dengan apapun hasil dari muswil ke-10 PPP yang akan dilaksanakan, Delapan DPC ini mengklaim tidak akan mengakui apa pun bentuk dan hasilnya. Delapan di antaranya sudah menyatakan sikap, sedangkan untuk mencapai kuorum Muswil harus dihadiri minimal 2/3 DPC. <blockquote>"Sesuai AD/ART partai maka hal itu tidak bisa diterima karena memang tak kuorum dan kami tidak mengakui hal tersebut," tegas pria yang saat ini menjabat ketua DPRD Bengkulu Tengah tersebut.</blockquote> Terpisah, saat ini panitia penyelenggara Muswil ke-10 tengah melakukan persiapan untuk melaksanakan musyawarah wilayah ke-10 PPP yang jadwalnya berlangsung siang ini.<!--nextpage--> <strong>(Nico Relius)</strong>