Seluma – Ratusan honorer melakukan aksi unjuk rasa pasca di rumahkan per 31 Desember 2025 lalu
Sekitar 250 orang honorer dari tenaga kesehatan, guru dan tenaga teknis mendatangi kantor Bupati Seluma pada Senin (19/01) pagi.
Salah satu tuntutan para peserta demo yakni menolak di rumahkan.

Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Seluma untuk memperkerjakan mereka kembali dan mengangkat statusnya menjadi tenaga PPPK paruh waktu.
Tidak sedikit para tenaga Non ASN ini mengaku sudah belasan tahun mengabdi, namun digantikan tenaga honorer yang baru kerja.
Hal ini diungkapkan salah seorang peserta demo,.
Edi mengatakan sudah bertugas sebagai tenaga teknis di salah satu OPD selama 15 tahun, tepatnya sejak 2010 silam.
“Kami menuntut dan mendesak Pemerintah Kabupaten Seluma dan Bupati Seluma untuk kejelasan dan memberikan keadilan bagi kami seluruh tenaga honorer agar bisa kembali bekerja menjadi PPPK Paruh Waktu,” ucap Edi.

Sementara itu, hingga berita ini terbit, sejumlah peserta demo masih menunggu rekan-rekan mereka lainnya.

















