Empat rumah tersebut masing-masing milik:
- Sungadi (66),
- Suyanti (44),
- Panji Fiki Efendi (34),
- Serta satu rumah yang dihuni dua kepala keluarga atas nama Sri Utami (57) dan Nanang Rohimin (25).
Akibat peristiwa ini, total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp600 juta.
Berdasarkan keterangan awal, dugaan kebakaran karena korsleting listrik yang berasal dari dapur rumah milik Suyanti.
Tidak ada korban jiwa dalam peristwa ini, karena saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong.

Imbauan Bupati Bengkulu Utara
Selain menyerahkan bantuan, Bupati juga mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, terutama yang bersumber dari instalasi listrik dan peralatan elektronik.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada, rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, dan memastikan penggunaannya sesuai standar keamanan.
Upaya pencegahan sangat penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegasnya.
Sementara itu, pemerintah desa bersama pihak terkait terus melakukan pendataan lanjutan terhadap para korban serta mengkoordinasikan bantuan tambahan, termasuk kebutuhan darurat dan rencana penanganan pasca kebakaran.

















