<strong>Nasional</strong> - Kilas balik daftar fenomena unik di langit sepanjang tahun 2025, mana yang menurut Anda paling berkesan. Fenomena menarik yang ada di langit tersebut mulai dari hujan meteor, gerhana, konjugsi bulan dengan sejumlah planet. Semua fenomena unik di langit itu terjadi mulai dari bulan Januari 2025 hingga akhir Desember 2025 di berbagai belahan dunia. <strong>Berikut daftar fenomena yang sudah terjadi selama tahun 2025 di langit belahan dunia.</strong> <strong>Januari</strong> Pada awal 2025 lalu, langit menawarkan beragam momen langit yang menakjubkan untuk diamati. Dimulai dari fase bulan hingga planet terang. Berikut fenomena paling menarik pada bulan tersebut: <ul> <li>3-4 Januari: hujan meteor Quadrantids</li> <li>10 Januari: Venus di Elongasi Timur terbesar</li> <li>13 Januari: Bulan purnama Wolf Moon</li> <li>16 Januari: Mars di oposisi</li> <li>19 Januari: Venus dan Saturnus berdekatan</li> <li>29 Januari: Bulan Baru</li> </ul> <strong>Februari</strong> Masuk bulan Februari langit kembali menawarkan sejumlah fenomena lainnya. Dari fase bulan hingga posisi planet yang unik, banyak hal memikat perhatian pada bulan tersebut. <ul> <li>6-8 Februari: Hujan meteor Alpha-Centaurid</li> <li>12 Februari: Bulan purnama Snow Moon</li> <li>14 Februari: Beehive Cluster</li> <li>28 Februari: Bulan Baru dan parade planet sejajar</li> </ul> <strong>Maret</strong><!--nextpage--> Di bulan Maret 2025, langit mulai menampilkan kombinasi gerhana dan planet yang jarang terjadi sehingga memberikan kesempatan langka untuk menyaksikan berbagai keajaiban langit. Beberapa peristiwa yang paling menarik di bulan ini meliputi: <ul> <li>8 Maret: Merkurius di Elongasi Timur terbesar</li> <li>14 Maret: Bulan purnama Worm Moon dan gerhana bulan total</li> <li>20 Maret: Ekuinoks Maret</li> <li>29 Maret: Bulan Baru dan gerhana matahari parsial</li> </ul> <strong>April</strong> Bulan April, langit kembali menampilkan berbagai momen menawan mulai dari hujan meteor hingga fase bulan purnama. <ul> <li>- 13 April: Bulan purnama Pink Moon</li> <li>- 21 April: Merkurius di Elongasi Barat terbesar</li> <li>- 22-23 April: Hujan meteor Lyrids</li> <li>- 27 April: Bulan Baru</li> </ul> <strong>Mei</strong> Sama halnya dengan bulan-bulan sebelumnya, Mei juga menghadirkan sorotan planet dan hujan meteor yang memukau. Beberapa kejadian paling spektakuler pada bulan ini meliputi: <ul> <li>6-7 Mei: Hujan meteor Eta Aquarids</li> <li>12 Mei: Bulan purnama Flower Moon</li> <li>27 Mei: Bulan Baru</li> <li>31 Mei: Venus di Elongasi Barat terbesar</li> </ul> <strong>Juni</strong><!--nextpage--> Bulan Juni, langit diwarnai oleh perubahan musim dan fenomena astronomi yang menarik. Berikut fenomena paling menarik di bulan ini antara lain: <ul> <li>11 Juni: Bulan purnama Strawberry Moon</li> <li>19 Juni: Konjungsi Bulan dan Saturnus</li> <li>21 Juni: Solstis Juni</li> <li>25 Juni: Bulan Baru</li> <li>30 Juni: Konjungsi Bulan dan Mars</li> </ul> <strong>Juli</strong> Bulan Juli menjadi bulan yang penuh aktivitas di langit. Beberapa momen paling mencuri perhatian pada Juli meliputi: <ul> <li>4 Juli: Merkurius di Elongasi Timur terbesar</li> <li>10 Juli: Bulan purnama Buck Moon</li> <li>16 Juli: Konjungsi Bulan dan Saturnus</li> <li>22 Juli: Konjungsi Bulan dan Venus</li> <li>23 Juli: Konjungsi Bulan dan Jupiter</li> <li>24 Juli: Bulan Baru</li> <li>28-29 Juli: Hujan Meteor Delta Aquarid</li> <li>29 Juli: Konjungsi Bulan dan Mars</li> </ul> <strong>Agustus</strong> Agustus adalah puncak hujan meteor yang selalu dinanti setiap tahunnya. Fenomena paling spektakuler pada bulan ini antara lain: <ul> <li>9 Agustus: Bulan purnama Sturgeon Moon</li> <li>12-13 Agustus: Hujan meteor Perseids</li> <li>12 Agustus: Pasangan Venus dan Jupiter</li> <li>19 Agustus: Merkurius di Elongasi Barat terbesar</li> <li>20 Agustus: Segitiga Bulan, Jupiter, dan Venus</li> <li>23 Agustus: Bulan Baru</li> <li>31 Agustus: Bulan berpapasan dengan Antares</li> </ul> <strong>September</strong><!--nextpage--> Berikut ini adalah beberapa peristiwa paling menarik yang terjadi di bulan September, meliputi: <ul> <li>7 September: Bulan purnama Harvest Moon</li> <li>7 September: Gerhana bulan total</li> <li>21 September: Bulan Baru dan gerhana matahari parsial</li> <li>21 September: Saturnus di oposisi</li> <li>22 September: Ekuinoks September</li> <li>23 September: Neptunus di oposisi</li> </ul> <strong>Oktober</strong> Berikut ini adalah fenomena paling menonjol di bulan Oktober, antara lain: <ul> <li>7 Oktober: Supermoon atau Hunter’s Moon</li> <li>7 Oktober: Hujan meteor Draconids</li> <li>21 Oktober: Bulan Baru</li> <li>21-22 Oktober: Hujan meteor Orionids</li> <li>29 Oktober: Merkurius di Elongasi Timur terbesar</li> </ul> <strong>November</strong> November menawarkan puncak hujan meteor dan supermoon kedua pada tahun ini. Berikut ini adalah beberapa momen paling menarik di bulan ini termasuk: <ul> <li>4-5 November: Hujan meteor Taurids</li> <li>5 November: Supermoon atau Beaver Moon</li> <li>17-18 November: Hujan meteor Leonid</li> <li>20 November: Bulan Baru</li> <li>21 November: Uranus di oposisi</li> </ul> <strong>Desember</strong> Menjadi bulan penutup tahun, Desember 2025 menghadirkan hujan meteor paling intens dan supermoon musim dingin. Fenomena paling spektakuler sebagai penutup tahun antara lain: <ul> <li>4 Desember: Supermoon atau Cold Moon</li> <li>7 Desember: Merkurius di Elongasi Barat terbesar</li> <li>13-14 Desember: Hujan meteor Geminids</li> <li>20 Desember: Bulan Baru</li> <li>21 Desember: Solstis Desember</li> <li>21-22 Desember: Hujan meteor Ursids</li> </ul> Apakah ada diantara kalian yang menyaksikan dari sekian banyak fenomena langit yang terjadi selama tahun 2025 ini?<!--nextpage--> <strong>(Putri Nurhidayati)</strong>