Dari jumlah tersebut, sebagian besar telah memasuki tahapan terbit Surat Perintah Membayar (SPM).
“SPM ini menjadi dasar untuk penerbitan Surat Instruksi penyaluran. Artinya, secara administrasi penyaluran PKH sudah hampir rampung dan tinggal menunggu proses lanjutan hingga pencairan,” ujarnya.
Sementara itu, untuk program BPNT periode Januari–Maret 2026, total penerima di Bengkulu Utara mencapai 26.738 KPM.
Affrianto menyebutkan, mayoritas KPM BPNT juga telah berada pada tahapan yang sama, yakni terbit SPM dan mendekati penerbitan Surat Instruksi.
“Untuk BPNT, kondisinya hampir sama. Sebagian besar sudah SPM dan tinggal selangkah lagi menuju Surat Instruksi, sehingga pencairan bisa segera dilakukan,” kata Affrianto.
Dinas Sosial Bengkulu Utara mengimbau seluruh KPM agar aktif melakukan pengecekan saldo bantuan secara berkala melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Pengecekan dapat dilakukan di mesin ATM maupun outlet perbankan yang melayani penarikan bantuan sosial.
“Kami mengimbau KPM rutin mengecek rekening KKS, baik melalui ATM maupun layanan perbankan yang tersedia, supaya bantuan yang sudah disalurkan bisa segera dimanfaatkan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.
(Novan Alqadri)
















