<strong>Bengkulu Utara</strong> - Menjelang Ramadan 2026, Pertamina melalui agen resmi melakukan ekstra dropping LPG bersubsidi 3 kilogram di Kabupaten Bengkulu Utara, Minggu (15/2). Tambahan pasokan sebanyak 5.600 tabung didistribusikan ke 424 pangkalan yang tersebar di seluruh wilayah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan. Kepala Bagian SDA Setdakab Bengkulu Utara, Wahidu Sawal, menjelaskan ekstra dropping bertujuan menjaga ketersediaan LPG bersubsidi agar tetap aman dan merata di tingkat pangkalan. “Menjelang HBKN, konsumsi LPG rumah tangga biasanya meningkat. Karena itu, dilakukan penambahan pasokan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan gas bersubsidi,” ujarnya. Ia menegaskan, penambahan ini merupakan langkah antisipasi pemerintah bersama Pertamina untuk memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke masyarakat. “Kami ingin memastikan stok di pangkalan tetap tersedia, tidak terjadi kekosongan, dan masyarakat bisa memperoleh LPG sesuai kebutuhan dengan harga yang telah ditetapkan,” jelasnya.<!--nextpage--> Wahidu menambahkan, tambahan 5.600 tabung tersebut berada di luar alokasi kuota LPG 3 kilogram tahun 2026 untuk Bengkulu Utara yang telah ditetapkan sebesar 6.915 metrik ton. “Artinya, ini adalah pasokan tambahan di luar kuota reguler. Tujuannya murni untuk memperkuat ketersediaan menjelang Ramadan dan Nyepi,” tambahnya. Di sisi lain, pemerintah daerah bersama berbagai pihak, termasuk unsur Forkopimda, akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi dan harga agar penyaluran tepat sasaran. “Kami bersama pihak terkait akan melakukan pengawasan di lapangan, baik dari sisi distribusi maupun harga, supaya LPG subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” tegasnya. Pemerintah juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif mengawasi apabila ditemukan penyaluran yang tidak sesuai ketentuan. Dengan adanya ekstra dropping ini, diharapkan kebutuhan energi rumah tangga selama momentum hari besar keagamaan tetap terpenuhi serta tidak terjadi kelangkaan LPG 3 kilogram di Bengkulu Utara. <!--nextpage--> <strong>(Novan Alqadri)</strong>