Lampung – Provinsi Lampung memiliki peranan yang vital di Pulau Sumatera. Berada di mulut Pulau Sumatera, Provinsi Lampung menjadi pintu gerbang provinsi-provinsi lain di Pulau Sumatera.
Dengan posisi yang strategis, menjadikan Provinsi Lampung salah satu wilayah yang maju di Pulau Sumatera. Saat ini Provinsi Lampung memiliki 13 kabupaten dan 2 kota.
Kabupaten yang ada di Provinsi Lampung yakni:
1. Kabupaten Lampung Barat
2. Kabupaten Tanggamus
3. Kabupaten Lampung Selatan
4. Kabupaten Lampung Timur
5. Kabupaten Lampung Tengah
6. Kabupaten Lampung Utara
7. Kabupaten Way Kanan
8. Kabupaten Tulang Bawang
9. Kabupaten Pesawaran
10. Kabupaten Pringsewu
11. Kabupaten Mesuji
12. Kabupaten Tulang Bawang Barat
13. Kabupaten Pesisir Barat
Kota di Provinsi Lampung, yakni:
1. Kota Bandar Lampung
2. Kota Metro
Mengacu pada data PDRB per kapita, ada 5 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung yang memiliki nilai ekonomi tertinggi, bahkan melebihi rata-rata provinsi.
Cukup mengejutkan, posisi teratas justru bukan di ibu kota provinsi. Bandarlampung yang dikenal sebagai pusat ekonomi hanya berada di posisi kedua.
Berikut 5 Kabupaten Kota Paling Kaya di Provinsi Lampung
1. Kabupaten Tulang Bawang – PDRB Rp67,72 Juta per Kapita
Kabupaten Tulang Bawang menempati urutan pertama sebagai wilayah dengan ekonomi per kapita tertinggi di Lampung.
Dengan luas wilayah sekitar 3.091 km² dan jumlah penduduk sekitar 455 ribu jiwa, nilai PDRB per kapitanya mencapai Rp67.725.407.
Wilayah ini dikenal kuat di sektor pertanian, perkebunan, dan pengolahan industri berbasis komoditas.
Kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Lampung cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
2. Kota Bandarlampung – PDRB Rp65,75 Juta per Kapita
Sebagai ibu kota provinsi, Bandarlampung menempati posisi kedua dengan nilai PDRB sebesar Rp65.758.733.
Kota ini memang menjadi pusat perdagangan, jasa, dan pemerintahan di Lampung.
Namun daya tarik utamanya saat ini datang dari proyek kereta gantung senilai Rp2,5 triliun, yang dirancang sepanjang 3,5–4 kilometer.
Proyek ini akan menghubungkan Rumah Dinas Walikota ke sebuah pulau di lepas pantai dan menjadi salah satu investasi pariwisata terbesar di Sumatera bagian selatan.
3. Kabupaten Lampung Tengah – PDRB Rp63,66 Juta per Kapita
Lampung Tengah merupakan kabupaten terluas sekaligus terpadat di Provinsi Lampung.
Dengan jumlah penduduk lebih dari 1,2 juta jiwa dan luas wilayah 4.544 km², daerah ini mencatat PDRB sebesar Rp63.664.190.
Sektor pertanian, peternakan, dan perdagangan antarwilayah menjadi motor utama ekonomi daerah ini.
4. Kabupaten Mesuji – PDRB Rp58,58 Juta per Kapita
Meski tergolong kabupaten baru, Kabupaten Mesuji menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan.
Dengan luas 2.205 km² dan penduduk sekitar 200 ribu jiwa, daerah ini mencatat PDRB Rp58.581.693.
Potensi Mesuji didukung oleh sektor perkebunan dan hasil bumi yang kini mulai dikembangkan secara lebih modern.
5. Kabupaten Lampung Selatan – PDRB Rp53,89 Juta per Kapita
Sebagai pintu gerbang utama ke Pulau Sumatra, Lampung Selatan punya peran vital dalam pergerakan logistik dan arus penumpang.
PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp53.891.022, dengan populasi lebih dari 1 juta jiwa.
Pelabuhan Bakauheni, kawasan pesisir wisata, dan infrastruktur jalan tol menjadi faktor pendukung utama pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan.
Secara umum, ekonomi Lampung tahun 2024 menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor.
Peningkatan nilai PDRB di 5 besar daerah ini mencerminkan mulai meratanya pembangunan ekonomi lintas wilayah.
Putri Nurhidayati

















