Arus mobilitas masyarakat tetap lancar, terutama bagi mereka yang hendak menuju pusat pemerintahan atau pasar desa.
“Kami memastikan aktivitas warga tetap bisa berjalan seperti biasa. Kami juga mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati, terutama saat melintas di sekitar lokasi jembatan yang rusak,” tambah Sopyan.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, bagian tengah jembatan mengalami kerusakan parah hingga terputus total, sementara struktur penopangnya mengalami penurunan tanah akibat tergerus air.
Aparat setempat telah memasang tanda peringatan dan pembatas untuk mencegah kendaraan mendekat ke area berbahaya.
Sementara itu, pemerintah kecamatan bersama pihak terkait tengah menyiapkan langkah-langkah perbaikan darurat, termasuk pengajuan laporan ke dinas teknis untuk penanganan lebih lanjut.
(Dwi Anggi Saputra)

















