Ia juga menyoroti pendekatan Community Policing sebagai strategi kepolisian modern untuk memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat, termasuk di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui dialog dan edukasi, Polri berupaya membangun kepercayaan serta memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban sosial.
Wakil Rektor III Dr. Fatimah menyambut baik komitmen tersebut.

Ia menilai, kunjungan Kapolresta menjadi momentum penting bagi kampus dalam memperluas ruang diskusi dan mempererat komunikasi antara civitas akademika dan aparat keamanan.
“Kami mendukung upaya kolaboratif seperti ini. Kampus harus menjadi ruang terbuka untuk berdialog, bukan hanya membahas teori, tapi juga realitas sosial,” kata Fatimah.
Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Setelah berdialog, Kapolresta Bengkulu sempat berbincang santai dengan mahasiswa dan memberikan motivasi agar mereka terus berprestasi dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
(**)

















